Breaking News:

Stikes Telogorejo

Berusia 15-59 Tahun Jangan Ragu Ayo ke PSK

Kelurahan Karangayu Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang menginisasi pembentukan Pos Sehat Karangayu atau PSK

Editor: abduh imanulhaq
IST
Launching PSK Stikes Telogorejo Semarang 

Oleh: Ns. Asti Nuraeni, M.Kep., Sp.Kep.Kom
Dosen STIKES Telogorejo Semarang

PENINGKATAN prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM) semakin meningkat setiap tahun. Insiden PTM mulai tahun 2013–2018 mengalami pelonjakan sebesar 34% di Indonesia berdasarkan Data Kementerian Kesehatan RI.

Penyakit tidak menular bukan disebabkan karena bakteri atau virus melainkan lebih disebabkan oleh pola hidup atau gaya hidup yang tidak sehat. Beberapa jenis PTM yang sering terjadi di masyarakat adalah diabetes, hipertensi, depresi, stroke, asma dan bronkhitis serta penyakit sendi pada lansia.

Penyebab dari PTM sebagian besar disebabkan karena gaya hidup yang tidak sehat. Semisal diet yang tidak sehat seperti sering konsumsi makanan manis-manis, asin, cepat saji, gorengan, jarang berolahraga atau beraktivitas, kurang konsumsi buah dan sayur serta merokok.

PTM bisa menyerang segala umur dimulai dari umur 15 tahun ke atas. Sehingga tidak heran juga usia remaja atau usia produktif dewasa muda sudah terkena PTM.

Upaya yang dilakukan untuk pengendalian PTM dengan dibentuknya Posbindu PTM. Posbindu PTM adalah kegiatan monitoring dan deteksi dini faktor resiko PTM terintegrasi yang dikelola oleh masyarakat melalui pembinaan terpadu.

Tujuan utama dari Posbindu PTM adalah meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penemuan dini faktor risiko PTM. Sasaran dalam Posbindu PTM mulai dari usia 15 tahun ke atas sampai dengan 59 tahun dengan kondisi sehat maupun berisko dengan kasus PTM.

Maka dari itu Kelurahan Karangayu Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang menginisiasi pembentukan Pos Sehat Karangayu (PSK) yang pertama kali dibuka dan diresmikan langsung oleh Ketua Forum Kota Sehat Ibu Krisseptiana Hendar Prihadi. Dihadiri pula Camat Semarang Barat, Kepala Puskemas Karangayu serta segenap tokoh agama dan masyarakat di Kelurahan Karangayu

Target masyarakat yang diundang pada tahap pembukaan PSK adalah 100 orang dengan usia antara 15 tahun sampai dengan 59 tahun. Kegiatan dimulai dengan senam bersama dan dilanjutkan dengan tahapan kegiatan Posbindu PTM yang dimulai dari meja 1 sampai dengan meja 5.

Meja 1 adalah pendaftaran identitas dari klien, meja 2 adalah wawancara terkait faktor risiko PTM. Meja 3 mulai dengan pengukuran Tinggi Badan, Berat Badan, IMT, dan Lingkar Perut. Meja 4 dilakukan pemeriksaan tekanan darah, glukosa darah, serta kolesterol. Meja 5 terakhir memberikan edukasi dan konseling.

Petugas dalam setiap meja adalah kader yang sebelumnya sudah dilatih tentang tugas kader dalam psobindu PTM mulai dari persiapan, pelaksananan dan evaluasi. Kegiatan PSK ini juga dihadiri oleh dokter dan tenaga kesehatan lain dalam membantu pelayanan selama kegaiatan PSK berlangsung. Pencatatan dan pelaporan dilakukan oleh kader yang meliputi kartu PSK yang dipegang oleh klien yang bersangkutan, serta form yang sudah disediakan dari Puskesmas.

Inisiasi awal sudah terbentuknya PSK sebagai bagian dalam membantu program pemerintah untuk menurunkan insiden PTM. Kegiatan PSK yang ada masih perlu dilakukan pendampingan dan arahan dari petugas kesehatan khususnya pihak Puskesmas Karangayu. Pendampingan dan evaluasi juga dilakukan kepada kader dalam pelaksanaannya untuk melakukan peran dan fungsinya dimasing-masing meja pelayanan Posbindu PTM

TUNGGU KAPAN APA SAMPAI KAPAN LAGI
KALAU TIDAK SEKARANG KAPAN LAGI
MARI KE POS SEHAT KARANGAYU (PSK)

(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved