Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Tegal

Pemkab Tegal Mulai Bagi Paket Sembako Kamis Besok hingga 3 Bulan Kedepan

Pemkab Tegal melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, akan merealisasikan bantuan paket sembako selama 3 bulan.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, akan merealisasikan bantuan paket sembako. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, akan merealisasikan bantuan paket sembako berupa beras 20 kilogram per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) selama 3 bulan, mulai April, Mei dan Juni.

Bantuan ini diberikan kepada warga yang terdampak pandemi Virus Covid-19.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tegal, Nurhayati, Rabu (22/4/2020).

Catatan Wabah Penyakit Sudah Ada Sejak Prasejarah, Fosil Homo Erectus di Sangiran Beri Bukti

Update Corona Banyumas: Pasien Positif Corona Tambah 8 Orang, 2 di Antaranya Perawat

Artis Sarah Shahab Kini Jadi Dokter, Ikut Tangani Pasien Corona

Sidang Isbat 1 Ramadhan 2020 Kemenag Digelar Besok Kamis 23 April

Dikatakannya, dalam rapat koordinasi yang melibatkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal, Bupati Umi Azizah menginstruksikan agar secepatnya merealisasikan terkait bantuan paket sembako berupa beras, kepada warga terdampak pandemi Virus Corona.

"Dampak pandemi Virus Corona di Kabupaten Tegal sangat menyentuh diberbagai aspek kehidupan warga, karena mereka kehilangan pekerjaan, kehilangan pendapatan, sehingga perekonomian tidak berjalan normal.

Untuk itulah Pemerintah Kabupaten Tegal membuat kebijakan, terkait pengamanan sosial dengan berupaya memberikan bantauan kepada warganya," ungkap Nurhayati, pada Tribunjateng.com, Rabu (22/4/2020).

Adapun jumlah penerima bantuan sembako dari Pemkab Tegal sebanyak 69.667 KPM. Mereka terdiri dari orang yang terdampak Kesehatan sebanyak 798 KPM, dengan rincian ODP 675 KK, PDP 75 KK, dan OTG 48 KK.

Lalu untuk Pekerja informal (Pedagang Lemprakan, Pedagang Keliling, Petani, Peternak, Buruh harian, bengkel kecil, Tukang semir, dan Tukang jahit Sepatu) sebanyak 41.395 KPM.

Korban PHK atau pekerja yang dirumahkan berjumlah 1.066 KPM, Pengemudi (Supir angkot, dan Ojek online) sebanyak 2.354 KPM.

Pemudik yang tidak bekerja ada 4.127 KPM, Calon Pekerja 53 KPM, Jaminjan Hidup Lansia 6.930 KPM, Jaminan Hidup Lansia Reguler 667 KPM, Difabel dan Masyrakat Rentan 9.014 KPM, dan Nelayan dengan jumlah sasaran 3.263 KPM.

Mereka yang mendapatkan bantuan tersebar di 18 wilayah Kecamatan dan di 287 desa/Kelurahan se kabupaten Tegal.

"Melalui bantuan ini, diharapkan dapat meringankan beban warga yang kehilangan pendapatan atau pekerjaan akibat pandemi Virus Corona, terutama para pekerja di sektor informal.

Seperti tukang becak, pedagang kaki lima, pelayan toko, pedagang makanan, dan profesi lainya yang biasa bersentuhan dengan jasa masyarakat," harapnya.

Menurut Nurhayati, bantuan beras atau sembako akan disalurkan melalui Pemerintah Desa/Kelurahan Masing-masing wilayah.

Masyarakat Penerima manfaat atau bantuan diharapakan sudah bisa menerima secara bertahap mulai Kamis, Jumat atau Sabtu, tanggal 23, 24, atau 25 April 2020.

"Total anggaran untuk bantuan beras atau sembako selama 3 bulan kepada 69.667 KPM di Kabupaten Tegal ini sebanyak Rp 41.890.200.000," pungkasnya. (dta)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved