Kamis, 28 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Doa Bersama Lintas Agama di Jawa Tengah Minta Virus Corona Segera Berakhir

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar doa bersama antarumat beragama di Gedung Gradhika Bakti Utama kompleks Kantor Gubernur Jateng, Kamis (23/4/2

Tayang:
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
IST
Pimpinan umat beragama di Jateng mengadakan doa bersama berharap pandemi corona segera berakhir. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar doa bersama antarumat beragama di Gedung Gradhika Bakti Utama kompleks Kantor Gubernur Jateng, Kamis (23/4/2020).

Secara bergantian, enam pemimpin umat memanjatkan doa agar bangsa ini segera dibebaskan dari virus corona Covid-19.

Acara dihadiri pemimpin umat enam agama. Yakni, WS Liem Ping An (Konghucu), Anak Agung Ketut Darmaja (Hindu), Romo Angga Dhammo Warto (Budha), Pendeta Bambang Pujianto (Kristen), Romo Aloysius Budi Poernomo (Katolik) dan Ustadz Danusiri (Islam).

Betrand Peto Menangis Sedih Tinggalkan Apartemen, Cegah Ruben Onsu Jual karena Alasan Ini

Ini 15 Ucapan Menyambut Ramadhan 2020 yang Liris Menyentuh Hati

Ini Bacaan Niat Puasa Ramadhan Satu Kali untuk Satu Bulan Menurut Ahli Fikih

Arif Sempat Tanyai Istrinya Sebelum Tewas Pesta Miras Oplosan dengan Siapa? Vera: Minum dengan Galon

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah, Taslim Syahlan menyatakan, acara ini merupakan ikhtiar untuk memperkuat spiritual dan memberi dukungan moral pada segenap warga Jateng di tengah pandemi Covid-19.

"Kami bermohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Covid-19 segera sirna dan menyelamatkan masyarakat Jawa Tengah dari penyakit tersebut.

Kami juga mendoakan pemimpin bangsa, relawan dan petugas medis diberi kekuatan menghadapi pandemi ini," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Sementara, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berharap pemimpin-pemimpin umat beragama menjadi contoh bagi masyarakat.

Ia ingin, warga selalu menjaga kebersihan dalam memerangi Covid-19.

Menurutnya, Covid-19 memengaruhi seluruh lini kehidupan.

Secara fisik, Pemprov Jateng berusaha maksimal untuk menekan persebaran virus.

Mulai dengan pengawasan pemudik, aturan soal jaga jarak sosial hingga penguatan di bidang kesehatan.

Maka, ia berharap acara doa bersama ini, merupakan upaya spiritual.

"Ini merupakan usaha dua matra, materi dan batin.

Dan saya titip agar para pemimpin agama sosialisasi pada umatnya untuk menjadi garda terdepan pemberantasan Covid-19.

Hal itu agar disampaikan hingga tingkat terbawah," ujarnya.

Ganjar melanjutkan, garda terdepan pemberantasan virus ini berada di tangan warga.

Sedangkan tenaga kesehatan merupakan benteng terakhir.

Lantaran, virus ini sejatinya bisa diberantas dengan mengedepankan kebersihan secara sederhana namun disiplin.

"Senjata kita adalah air mengalir dan sabun.

Jaga jarak, olahraga dan makan-makanan bergizi," imbuhnya.(mam)

Pasien Sembuh Corona di Kudus Sempat Dikucilkan: Jalan di Depan Rumah Saya Jadi Sepi

BREAKING NEWS : Menag Tetapkan Puasa 1 Ramadhan 1441 H Mulai Jumat 24 April 2020

BREAKING NEWS: Ibu Rumah Tangga di Kebakkramat Karanganyar Positif Corona

Tambah 2 Kasus, Total 33 Warga Banjarnegara dari Klaster Ijtima Gowa Reaktif Virus Corona

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved