Berita Video
Video Dinsos Kendal Bagi Bantuan Tunai dan Non-Tunai untuk Warga Terdampak Corona
Sebanyak 21.619 keluarga dan 91.938 individu di Kabupaten Kendal diproyeksikan mendapatkan bantuan tunai dan non-tunai akibat dampak Covid-19.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: abduh imanulhaq
Ia berharap dengan bantuan tersebut dapat meringankan beban kebutuhan pokok setiap harinya.
Paling tidak warga tidak kekurangan pangan dan bisa menjalankan aktivitas di rumah selama pandemi corona.
"Yang belum masuk bantuan kepada narapidana yang mendapatkan asimilasi, ada juga 67 ribu korban PHK, dan pekerja harian yang tidak bisa bekerja. Kalau tidak masuk dana desa kita coba mintakan kepada provinsi," terangnya.
Sementara itu, Bupati Kendal Mirna Annisa mengatakan pihak Pemkab akan terus berupaya yang terbaik guna membantu masyarakat yang terdampak covid-19.
Dirinya juga menegaskan tidak akan melarang warga Kendal yang merantau di luar kabupaten, provinsi maupun merantau ke negara lain yang hendak kembali ke Kendal akibat dampak pandemi corona.
Hanya saja, ia berharap bagi perantau yang hendak pulang ke Kendal mau berkomitmen untuk mengikuti protokol kesehatan yang ada seperti bersedia mengisolasikan dirinya minimal 14 hari sebelum bertemu keluarga, teman maupun tetangga, serta menggunakan masker dan memeriksakan kesehatan secara rutin ke puskesmas setempat.
"Saya tidak melarang siapapun yang mau pulang karena memang di sana mungkin gak bisa kerja.
Yang penting saya mohon, saya harap mereka mau mengkarantinakan diri.
Banyak kok ada rumah isolasi yang disediakan pihak desa, kalau gak ada isolasi diri di kamar masing-masing jangan kontak dengan anggota keluarga maupun orang lain dulu.
Itu saja sudah cukup dan patuhi protokol kesehatan yang lain," tegasnya. (Sam)