Berita Regional
Dari Chat WhatsApp yang Mencurigakan, Terbongkar Kelakuan Guru MTs Sodomi Murid hingga 20 Kali
Guru MTs tersebut kemudian mulai intensif melakukan pendekatan, hingga akhirnya tindak kekerasan seksual terjadi.
TRIBUNJATENG.COM, CIANJUR – Polisi menangkap YH (31), seorang guru honorer di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, atas dugaan pencabulan dan sodomi terhadap salah seorang muridnya.
YH mengajar di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Cianjur.
Perbuatan bejat itu dilakukan YH sejak 2019 lalu.
• Viral Unggahan Brigjen Pol Krishna Murti Menohok Netizen +62 : Kita Bercanda Allah Serius
• Viral Akun Reemar Martin Artis Tik Tok Filipina Diserang Netizen +62, Sempat Hilang Di-Report
• Tak Mau Anaknya Nikahi Elly Sugigi, Ibu Aditya Gumelar Jodohkan Putranya dengan Wanita Sukabumi
• MAU KE SEMARANG BACA INI! Mulai Hari Ini Kendaraan Bukan Plat H akan Dihentikan
Kepala Urusan Humas Polres Cianjur Ipda Ade Novi Dwiharyanto mengatakan, korban saat ini duduk di kelas VII.
Dia menjadi korban kekerasan seksual gurunya tersebut sejak ia masuk ke tingkat sekolah menengah tersebut.
“Perbuatan itu terjadi sejak September 2019.
Diperkirakan sebanyak 20 kali pelaku mencabuli korban.
Dari mulai mencium hingga melakukan sodomi,” kata Ade kepada Kompas.com, Senin (27/4/2020).
Menurut Ade, kasus ini bermula saat pelaku mengenal korban sebagai murid baru di sekolahnya.
“Awalnya, pelaku mengajak korban dan murid lainnya untuk sesekali menginap di kantor sekolah.
Dalihnya untuk latihan pramuka dan pelajaran tambahan,” sebut Ade.
Seiring berjalannya waktu, pelaku mengaku memiliki ketertarikan secara seksual terhadap korban.
Guru MTs tersebut kemudian mulai intensif melakukan pendekatan, hingga akhirnya tindak kekerasan seksual terjadi.
"Pelaku ini mengaku merasa nyaman, sehingga memberikan perhatian lebih kepada korban.
Bahkan sempat mengatakan perasaannya," kata Ade.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-pencabulan_20160908_134911.jpg)