Berita Kendal
Pekan Pertama Ramadhan, Harga Bawang Merah Masih 2 Kali Lipat dari Kondisi Normal
Pekan pertama Ramadhan, harga bawang merah dan gula pasir terpantau tinggi di pasaran.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: muh radlis
Tak jauh berbeda dengan Kristiana, pedagang sembako lain Sariyatun menjual gula pasir dengan harga Rp 17.500 - Rp 18.500 perkilogramnya.
Tingginya harga gula menurutnya sudah terjadi sejak sebulan terakhir pasca kelangkaan stok gula di tingkat pedagang.
"Ini stok ada tetapi tidak banyak.
Harganya juga masih tinggi gak turun-turun, gak tahu kenapa," terangnya.
Selain 2 kebutuhan dapur tersebut, harga sejumlah komoditi bahan pokok terpantau turun.
Seperti halnya bawang putih, kini rata-rata pedagang membanderolnya Rp 32.000 - 36.000 perkilogram dari harga sebelumnya tembus Rp 60.000 perkilogram.
Begitu halnya daging ayam, rata-rata pedagang ayam potong maupun sayur menjualnya dengan harga Rp 26.000 - 27.000 per kilogram.
Harga terasbut turun hingga Rp 9.000 dari Rp 35.000 per kilogramnya.
"Daging ayam emang turun banyak acara-acara yang dibatalkan.
Yang lain juga sudah normal seperti cabai, sayuran, minyak goreng.
Tinggal gula dan bawang merah, apalagi pasar sepi sejak virus corona," ujar Sariyatun.
Kepala Dinas Perdagangan Kendal, Subaedi mengatakan, pohalnya membenarkan adanya kenaikan dan penurunan sejumlah komoditi bahan pokok di pasaran.
Terkait harga barang yang cenderung naik, dikarenakan pasokan barang yang kadang kurang mencukupi dibandingkan tingkat permintaan.
Terkait pembatasan jam operasional pedagang saat wabah virus corona, pihaknya telah menerbitkan surat edaran khusus pembatasan jam operasional.
Hat tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Kendal Nomor 443/2054/2020 tentang Himbauan Pembatasan Aktivitas / Kegiatan Bagi Pelaku Usaha Perdagangan dalam Rangka Pencegahan Penularan Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Kendal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/seorang-pedagang-di-pasar-kendal-kota-sedang-melayani-pembeli-selasa-2842020.jpg)