PSIS Semarang
Penjaga Gawang PSIS Semarang Ini Berlatih Bersama Kiper Lokal di Kampungnya Selama Ramadan
Penjaga gawang PSIS Semarang, Joko Ribowo memilih menjalani aktivitas latihan di luar rumah dengan berlatih di lapangan kampung di dekat rumahnya, di
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penjaga gawang PSIS Semarang, Joko Ribowo memilih menjalani aktivitas latihan di luar rumah dengan berlatih di lapangan kampung di dekat rumahnya, di Gabus, Pati. Yaitu lapangan Singgojoyo, Kuryokalangan.
Selama masa bulan puasa ini, Joko Ribowo menyebut, latihan tersebut juga sebagai aktivitas ngabuburit.
Ia tak sendirian, Jokri demikian sapaan eks penjaga gawang Arema FC ini berlatih dengan beberapa penjaga gawang muda di kampung halamannya.
• Amien Rais CS Ingin Ungkap Gerakan Terselubung Pemerintah Terbitkan Perppu Corona
• Viral Akun Reemar Martin Artis Tik Tok Filipina Diserang Netizen +62, Sempat Hilang Di-Report
• Jual Mobil yang Akan Ditarik Leasing, Eep Ditembak Pembeli, Jasadnya Dibuang Ke Sungai Citarum
• Reaksi Pria Berpisau Saat Rusak Mobil di Jalan Tol Setelah Tahu Penumpangnya Bintang Satu Polisi
"Ngabuburit saya isi latihan di lapangan, latihan dengan kiper lokal di sini.
Tidak usah banyak-banyak, karena kita juga tetap ikuti anjuran pemerintah untuk social distancing," kata Jokri kepada Tribunjateng.com, Selasa (28/4/2020).
Dia menyebut, selain untuk mengisi kekosongan waktu, kesempatan berlatih di lapangan tersebut dikatakan Jokri untuk menjaga kondisinya sekaligus menjalankan program latihan mandiri dari tim pelatih.
Dan mengasah insting serta reaksi ketika berlatih di lapangan.
"Latihan ini tentunya buat menjaga kondisi dan mengisi waktu luang.
Agar badan tetap fit, ini juga sekaligus mengikuti program pelatih," ungkapnya.
Dalam kesempatan sebelumnya, dokter tim PSIS, Alfan Nur Asyhar mengatakan selain menjaga kebugaran fisik, para pemain diharapkan untuk selalu tetap memetuhi aturan medis di rumah masing-masing.
Terutama dalam masa pandemi virus corona saat ini.
"Pemain wajib pakai masker jika harus keluar rumah, kemudian sering cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, jaga jarak sebagai kunci memutus rantai penyebaran covid-19," ungkapnya.
Disisi lain, ia juga berharap agar para pemain bisa menjaga imunitasnya agar tidak rentan terhadap penyakit.
Tak sampai disitu, para pemain juga diminta untuk menjaga pola makan.
"Pola makan tetap harus di jaga dengan cukup nutrisi dan hidrasi seperti apa yang sudah dilakukan saat di mes, edukasi kesehatan pola makan saat puasa dijalankan, dan pemantauan berat badan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kiper-psis.jpg)