Senin, 11 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Wajah Pembunuh Ade Sopir Taksi Online, Ternyata Seorang Mahasiswa, Begini Kronologi Versi Polisi

polisi mengungkap misteri pembunuhan seorang pria yang jasadnya dibuang dan tergeletak di pinggir Jalan Gurame, Jati, Pulogadung, Jakarta Timur

Tayang:
Editor: galih permadi
Warta Kota/Rangga Baskoro
Lokasi penemuan jasad seorang pria di Jalan Gurame, Kelurahan Jati, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (30/4/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, Pulogadung - Pembunuh sopir taksi online di Jakarta ternyata penumpangnya sendiri.

Dalam waktu kurang lebih 1x24 jam, polisi mengungkap misteri pembunuhan seorang pria yang jasadnya dibuang dan tergeletak di pinggir Jalan Gurame, Jati, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (30/4/2020) lalu.

Pihak Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya (Direskrimum PMJ), Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan bahwa korban berinisial Ade Bahtiar Rivai merupakan seorang sopir taksi online yang selama ini diprediksi oleh para warga setempat.

Ade Sopir Taksi Online Tewas Dibegal dan Jasad Dibuang di Jalan Ternyata Pengusaha Ayam Goreng

Benarkah Ibu Tien Soeharto Meninggal Gegara Ditembak Tommy? Kini Mbak Tutut Ungkap Fakta Sebenarnya

Bintang Jadi 3 di Pundak, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel Sujud Sukur dan Ziarah ke Makam Ibu Jokowi

Kisah Sukses Budi Mudik Naik Mobil dari Jakarta ke Jateng Lewat Jalan Tikus, Nekat Resiko Dibegal

Irham (24), tersangka pembunuhan sopir taksi online di kawasan Pulogadung.
Irham (24), tersangka pembunuhan sopir taksi online di kawasan Pulogadung. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

"Ya benar, korban berprofesi sebagai sopir taksi online yang jadi korban pembunuhan oleh penumpangnya," ungkap Suyudi saat dikonfirmasi Warta Kota, Jumat (1/5/2020).

Kronologis berawal saat korban menerima pesanan dari pelaku bernama Irham (24) pada Kamis (30/4/2020) silam, sekira, pukul 16.00 WIB.

Namun pelaku tidak memakai nama sendiri, melainkan pakai nama Bambang.

Di dalam orderan, tertulis bahwa pelaku minta diantarkan menuju Jalan Tawes, Rawamangun, Pulogadung, Jakarya Timur.

"Setelah itu selang waktu sekira 2-3 menit, korban datang menjemput pelaku.

"Dia masuk melalui pintu bagian kiri belakang dan bilang kepada korban untuk diantarkan ke lokasi sesuai dengan yang tertera di aplikasi," ujarnya.

Setelah tiba di lokasi tujuan, pelaku yang berprofesi sebagai mahasiwa itu, berpura-pura menanyakan tarif sambil mengambil obeng milik korban yang diletakkan di kantong belakang kursi mobil.

Saat korban lengah, ia langsung menusuk oleh Ade dari belakang di bagian punggung bagian kiri.

Korban sempat melakukan perlawanan dan memukul tersangka sebanyak satu kali.

"Saat terjadi perkelahian di dalam mobil, korban kemudian memberhentikan laju kendaraannya untuk meminta pertolongan.

Setelah keluar, pintunya malah dikunci oleh pelaku dan dia pindah ke kursi kemudi untuk melarikan diri," ujar Suyudi.

Nahas, korban tak sempat mendapatkan pertolongan.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved