Didi Kempot Meninggal
Perasaan Duka Dory Harsa Dengar Kabar Didi Kempot Meninggal Dunia
Dalam tayangan KOMPASTV, kakak kandung Didi Kempot, Lilik menyatakan sang adik saat ini masih berada di kamar jenazah RS Kasih Ibu.
Dia menceritakan soal kariernya di dunia permusikan gendang.
Sosok pria yang ramah dan energik ini membeberkan dirinya sudah lancar bermain gendang sejak usia 12 tahun atau kelas 6 SD.
Ilmu gendang Dory dapatkan dari sang Ayah yakni Agus Haryanto alias Agus Genjik.
"Saya dulu sering ikut bapak dan tahu cara bermain gendang dari bapak sampai sekarang penabuh gendang," ungkapnya.
Hubungan ayahanda Dory, Agus Haryanto alias Agus Genjik dengan Didi Kempot cukup dekat.
Apalagi ayah Dory ini juga dulu tergabung dalam grup dangdut Ervana 87 yang punya nama besar di Solo.
Dari cerita tersebut Dory terus menekuni kegiatannya bermain gendang sehingga diminta bergabung bersama Didi Kempot pada 2008.
"Saya ikut mas Didi awalnya bermain drum karena saat itu punya karena punya keahlian itu," kata Dory.
Namun, setelah berjalannya waktu, Didi Kempot melihat kemampuan Dory saat memegang gendang dan akhirnya diminta untuk terus bermain gendang.
Dikatakan, dari panggung ke panggung kemampuannya terus terasah.
Dory merasa berterima kasih kepada Didi Kempot dan ayahnya Agus Haryanto yang terus membimbingnya hingga saat ini viral.
Puncaknya saat momen Didi Kempot meminta Dory menyanyi lagu Kangen Nickerie di acara Bornout 2019 di Mangkunegaran, Solo.
Saat itu, Dory menangis sabil bermain gendang dan hal tersebut benar-benar membuat dirinya terlihat 'ambyar', sehingga semakin dikenal masyarakat terutama jagad media sosial (medsos).
"Mungkin saat itu karena saya yang paling muda jadi Mas Didi Kempot panggil saya untuk maju nyanyi," papar Dory.
Berkat momen tersebut saat ini bila Dory sedang berjalan - jalan banyak yang meminta foto dengan dirinya.