Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wabah Virus Corona

Update Kasus Virus Corona: KABAR BAIK! Gugus Tugas Sebut Penyebaran Covid-19 Turun 11 Persen

Update kasus virus corona, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Doni Monardo mengungkapkan, terjadi penurunan laju penyebaran Covid-19

Tayang:
ISTIMEWA/BNPB
Kepala BNPB Doni Monardo dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Update kasus virus corona, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Doni Monardo mengungkapkan, terjadi penurunan laju penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Penurunan tersebut mencapai 11 persen. "Kasus baru mengalami penurunan sampai 11 persen," kata Doni usai rapat terbatas evaluasi PSBB dengan Presiden Jokowi, Senin (4/5).

Dengan laju penurunan tersebut menurut Doni Monardo bukan berarti masyarakat menjadi lengah.

Menurut Jenderal bintang tiga itu, masyarakat harus tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan.

Apalagi ada sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia yang pulang ke tanah air, dan berpotensi menyebarkan virus.

Ditambah sejumlah tempat yang menjadi episentrum baru penyebaran Covid-19.

"Karena kehadiran sejumlah PMI yang berpotensi nantinya menjadi bagian dari penularan.

Termasuk juga jemaah tabligh, kemudian klaster Gowa, dan beberapa tempat industri yang telah menjadi episentrum, dan pemudik yang lolos dari pemeriksaan aparat hal ini dapat berpotensi meningkatnya kasus kembali," katanya.

Doni berharap, kerja sama seluruh komponen masyarakat baik pusat dan daerah untuk memutus penyebaran Covid-19.

Penangan penyebaran Covid-19 antara pusat dan daerah harus terintegrasi dengan baik. Seperti yang akan dilakukan di Jawa Timur.

"Setiap Gugus tugas betul-betul mampu melakukan upaya pencegahan, deteksi, dan penanganan terhadap masyarakat yang telah terlanjur sakit.

Presiden perintahkan Gugus tugas untuk membantu sejumlah kasus di Jatim sehingga penanganan terkelola dengan baik sebagaimana di wilayah Jabodetabek," kata dia.

Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto memastikan pemerintah telah mendatangkan 1.500 cartrigde alat tes cepat molekuler TBC resisten obat yang digunakan untuk pemeriksaan corona.

Jumlah tersebut merupakan bagian dari pengiriman pada tahapan pertama. Rencananya pemerintah bakal mendatangkan cartridge sebanyak 172.000.

"Kemarin kita juga sudah bersyukur menerima cartrigde yang digunakan pada mesin TCM, tes cepat molekuler TBC yang resisten obat.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved