Berita Kriminal
Stik Joran Pancing Kena Mata Teman Malah Tertawa, Edi Bacok Ibnu di Perahu
Edi alias Pucun (29), mengakui telah melukai kaki kiri korban Ibnu dengan parang yang ada di perahu yang ditumpangi mereka saat memancing.
Dengan mata yang berkaca-kaca, mengingat kondisi suaminya yang dikabarkan hampir lumpuh, jika urat kakinya yang putus tidak nyambung.
"Kata perawat dan dokter kalau tidak nyambung, bakalan tidak bisa berjalan," ungkap Elia, Selasa (5/5/2020) di Sat Polair Polres Pangkalpinang.
Perempuan ini, menceritakan kalau kondisi suaminya tidak bisa berjalan, keluarganya mau makan apa sedangkan anak yang masih di tanggungi olehnya sebanyak empat orang.
"Anak empat yang masih saya tanggungi, yang kecil 8 tahun, dan yang besar 22 tahun. Biayanya dari saya, saya hanya penjual kue, BPJS tidak berlaku," katanya.
Kronologis Penganiayaan
Kasat Polair Polres Pangkalpinang AKP Heriyanto menceritakan kronologis kejadian penganiyaan terhadap Ibnu yang dilakukan rekannya Junaidi alias Edi saat memancing.
Laporan tersebut berdasarkan keterangan dari Gilang pemilik kapal pencari ikan.
Gilang bersama dengan rombongan temannya berangkat menuju Perairan Batu Belubang untuk memancing ikan.
Dalam rombongan yang berangkat untuk memancing ikan ke perairan tersebut, sebanyak tujuh orang, antaranya pelaku Junaidi alias Edi dan korban, Ibnu.
"Pada saat sampai di perairan Pulau Panjang kurang lebih 2 jam dari perjalanan dari dermaga Desa Batu Belubang, Gilang bersama rekan-rekannya memulai kegiatan mancing ikan di perairan Pulau Panjang tersebut," ungkap Kasat Polair Polres Pangkalpinang AKP Heriyanto, Selasa (5/5/2020).
Kata Heriyanto, kemudian pada saat perjalanan pulang menuju dermaga Desa Batu Belubang, tiba - tiba pelaku Junaidi alias Edi melakukan penganiayaan yang mengakibatkan urat kaki kiri korban mengalami putus.
Dalam penganiayaan tersebut diketahui dilakukan oleh Junaidi alias Edi. Kejadian tersebut diketahui oleh teman sesama pemancing Agus, dengan melihat Ibnu dalam keadaan bersimbah darah yang terletak di urat kaki sebelah kiri.
Mengetahui kejadian tersebut, rekan-rekan korban langsung membantu korban dengan memberikan pertolongan pertama, dan langsung melakukan evakuasi terhadap korban dengan membawa korban menuju RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang.
Mata Pelaku Kena Stik Pancing Korban
Permasalahan sepele saat korban memancing, stik pancing korban mengenai mata pelaku, pelaku merasa tidak terima ingin membalasnya, karena mata pelaku sedikit buram karena terkena stik pancing korban
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pelaku-diamankan-sat-polair-polres-pangkalpinang-dipimpin.jpg)