Berita Viral

Video Hansol Soal Jenazah WNI ABK Kapal China Dibuang ke Laut Trending, Susi Pudjiastuti Bereaksi

Video YouTuber asal Korea Selatan, Jang Hansol, menuai perhatian dari mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti.

INSTAGRAM/SUSIPUDJIASTUTI
Foto Susi Pudjiastuti kenakan kebaya 

TRIBUNJATENG.COM - Susi Pudjiastuti angkat bicara soal jenazah ABK di Kapal China asal Indonesia dibuang ke laut.

Video YouTuber asal Korea Selatan, Jang Hansol, menuai perhatian dari mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti.

Video yang dikomentari oleh Susi yakni soal pembuangan jenazah anak buah kapal (ABK) asal Indonesia ke laut.

Susi pun kemudian mengaitkan kasus ini dengan segala tindak kejahatan di laut.

Pilu, Bocah 8 Tahun Dijemput untuk Karantina: Pakaian yang Dibawa Menyembul dari Kresek Indomaret

Gubernur Jateng Ganjar Nyatakan Kota Tegal Sudah Zona Hijau Virus Corona

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun ODHA Sragen Meninggal, Pernah Viral Diusir Saat Bantu Hajatan Warga

Seisi Sidang Pembunuhan Hakim Jamaluddin Tertawa Dengar Saran Sopir ke Zuraida Hanum, Ada Fakta Baru

Mantan menteri yang kerap tampil nyentrik ini pun dibuat teringat dengan kasus Benjina.

Berikut komentarnya tentang video unggahan Hansol.

Itulah kenapa Ilegal Unreported Unregulated Fishing harus dihentikan.

Ingat dulu kasus Benjina?

Dibawah ini berita dari Korea

Susi pun kemudian menjelaskan secara detail tentang tindak kriminal atau ilegal kelautan.

Berikut penjelasan rincinya:

Ilegal Unreported Unregulated Fishing :

1. Kejahatan lintas negara, dilakukan di beberapa wilayah laut beberapa negara, oleh crew, abk dr beberapa negara, hasil tangkapannya dijual ke beberapa negara, melanggar hukum banyak negara.

2. Disitu juga ada Pelanggaran :Kedaulatan wilayah & sumber daya kelautan perikanan; Duane/ Penyelundupan segala komoditi bukan janya ikan yg dicuri tapi juga satwa2 langka, Narkoba & Kejahatan Kemanusiaan/ perbudakan modern; Kejahatan yg sangat lengkap dan jahat luarbiasa

Search di google dll.ttg Ilegal Fishing banyak video & riset ttg itu. Begitu seriusnya kejahatan ini America/Obama sampai membentuk Task Force IUUF. Indonesia di bawah Pak Jokowi jg membuat Satgas 115. Yg dulu rencananya akan dibuat multi door menangani semua kejahatan di Laut

Hansol pun kemudian mengucapkan terima kasih kepada Susi yang sudah ikut merespons video buatannya.

"Terima kasih bu, video saya sudah dishare. Semoga membantu kita semua," tulis Hansol.

"Tonton Benjina .. yg begini ratusan sudah terjadi bertahun tahun. Abk Indonesia di perauran Somalia, yg mati kelaparan satu persatu dikapal dilepas pantai. Tidak ada suplai .. cari artikelnya pasti ada," balas Susi.

Diberitakan sebelumnya, Warganet Indonesia dikejutkan dengan cerita yang dituturkan Jang Hansol lewat videonya di kanal YouTube-nya, Korea Reomit, Rabu (6/5/2020).

Dalam video itu dia menceritakan ulang berita dari MBC tentang perlakuan tidak manusiawi yang dialami sejumlah anak buah kapal (ABK) asal Indonesia di kapal nelayan berbendera China.

Dalam video itu, kanal MBC memberikan tajuk "Eksklusif, 18 jam sehari kerja. Jika jatuh sakit dan meninggal, lempar ke laut".

"Video yang akan kita lihat habis ini adalah kenyataan pelanggaran HAM orang Indonesia yang bekerja di kapal China," ujar Hansol menirukan penyiar tersebut.

Dalam video itu, disebutkan MBC mendapatkan rekaman itu setelah kapal tersebut kebetulan tengah bersandar di Pelabuhan Busan.

Berdasarkan terjemahan yang disampaikan oleh Hansol, orang-orang Indonesia itu meminta bantuan kepada pemerintah Korea Selatan dan media setempat.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Viral Video Hansol soal Jenazah ABK Dibuang ke Laut, Ini Reaksinya saat Direspons Susi Pudjiastuti

Viral Munculnya Fenomena Dukhan Tanda Kiamat Jumat 8 Mei 2020, Ini Komentar MUI

Malam Sebelum Meninggal Didi Kempot Persiapkan Rilis Lagu Baru Religi Istighfar Sing Kuat, Tapi. . .

BMKG Keluarkan Peringatan Tingkat Bahaya Ultraviolet Sinar Matahari UV 7 Mei, Panduan Waktu Berjemur

Lion Air Kembali Buka Penerbangan Domestik Mulai 10 Mei, Penumpang Harus Penuhi Syarat Ini

Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved