Berita Viral
Alasan Michael Pasang Badan, Akui Dia yang Membunuh Elvina, Rela Minum Racun dan Tulis Surat
Tersangka Michael mengaku mendapat intimidasi dari dua tersangka lainnya dalam kasus pembunuhan terhadap mantan pacarnya
Alasan Michael Pasang Badan, Akui Dia yang Membunuh Elvina, Rela Minum Racun dan Tulis Surat
TRIBUNJATENG.COM - Kronologi sebenarnya pembunuhan Elvina (21) di Komplek Cemara Asri, Deli Serdang, Medan akhirnya terkuak.
Otak pembunuhan Elvina ternyata sang kekasih Jeffry, yang juga melibatkan Michael dan ibu kandungnya.
Jeffry menceritakan, alasannya membunuh karena hendak diputus cintanya oleh korban.
Hal ini diungkapkan tersangka saat digiring oleh polisi menuju jeruji tahanan Jumat (8/5/2020) di Markas Polrestabes Medan.
• Pilu, Bocah 8 Tahun Dijemput untuk Karantina: Pakaian yang Dibawa Menyembul dari Kresek Indomaret
• Romantis, Didi Kempot Bisiki Yan Vellia Kalau Lagu Ini Khusus Untuknya, Satu-satunya Lagu Buat Istri
• Promo Indomaret, Ada Diskon Pembelian Indomie, Susu, hingga Aneka Biskuit Sampai 10 Mei 2020
• Inilah 4 Syarat Orang Diperbolehkan Pulang Kampung saat Larangan Mudik, Siapa Saja Mereka?
"Karena dia mau akhiri hubungan saya dengan Elvina. Karena dia mau putuskan hubungan saya dengan dia. Hubungan saya statusnya pacaran bang," cetusnya.
Sebelumnya muncul dugaan pelaku pembunuhan sadis Elvina itu sosok Michael karena ia ditemukan pingsan disamping jasad wanita tersebut.
Bahkan, Michael juga menuliskan surat cinta terhadap mantannya.
Meski demikian, rupanya itu hanya siasat sadis Jeffry agar bisa menghilangkan jejak.
Tersangka Michael mengaku mendapat intimidasi dari dua tersangka lainnya dalam kasus pembunuhan terhadap mantan pacarnya.
Saat digiring menuju sel tahanan, Michael menuturkan, dirinya diancam oleh Jeffry dan ibunya, TS.
Michael diminta mengakui pembunuhan tersebut dilakukan sendiri.
Ia pun menyebutkan diancam akan dibunuh oleh tersangka Jeffry.
"Saya mau diancam sama dia (Jeffry) dibunuh bang, makanya saya tulis suratnya dan akui membunuh korban," jelasnya kepada Tribun.
Kapolrestabes Medan, Kombes Johnny Eddizon Isir menegaskan tersangka Michael diintimidasi oleh pelaku Jeffry dan TS, untuk mengakui bahwa dirinya yang melakukan pembunuhan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/jeffry-22-bersama-sang-ibu-bernama-tek-sukfen-56-saat-digiring-ke-sel-tahanan.jpg)