Breaking News:

Ramadhan 2020

Benarkah Itikaf Bisa Dilakukan di Rumah dan Pahala Tidak Berkurang?

Pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, biasanya warga mendatangi masjid untuk melaksanakan itikaf.

Editor: Catur waskito Edy
Jemaah mengisi waktu dengan mengaji Al Quran saat melakukan itikaf di Mesjid Raya Habiburrahman PT Dirgantara Indonesia, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Minggu (26/6/2016). Ratusan keluarga dari berbagai daerah, diantaranya Bekasi, Cikarang, Jakarta, Riau, Kalimantan, Semedang, Bandung, Depok, dan Sukabumi, mengikuti itikaf selama sepuluh hari ke depan di mesjid ini dengan memasang tenda di sekitar mesjid. Kegiatan selama itikaf yang mereka ikuti diantaranya mengikuti kajian (ceramah) bada duhur dan ashar, hapalan Al Quran, qiyamullail berjamaah 3 juz setiap malam, dan belajar tahsin Al Quran. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

TRIBUNJATENG.COM -- Pada 10 malam terakhir bulan Ramadan, biasanya warga mendatangi masjid untuk melaksanakan itikaf.

Itikaf sangat dianjurkan, karena untuk mencari keutamaan malam Lailatul Qadar.

Namun bagaimana itikaf dengan kondisi di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini?

Ketua Majelis Ulama Indoneska (MUI) DKI Jakarta KH Munahar Muchtar mengatakan, melihat kondisi saat ini memang diharuskan beribadah di rumah.

Bagi yang terbiasa itikaf di masjid, tak masalah jika itikaf di rumah.

"Pada dasarnya kalau kita biasa itikaf di masjid, lantas kita niat aja itikaf di rumah.

Prostitusi Online Terbongkar, Ibu-Ibu Muda Pasang Tarif Rp 500 Ribu Sekali Kencan

Pahit Manis Media Sosial

4 Tahun Hidup dalam Pelarian Bersama Penculiknya, Bocah Ini Akhirnya Kembali ke Pelukan Orangtua

Putri Matt Damon Terpapar Virus Corona

Insyaallah pahala tidak akan berkurang. Allah tahu kok. Sama kayak kita jamaah di masjid, karena kondisi begini akhirnya di rumah," katanya ketika dihubungi, Rabu (13/5/2020).

KH Munahar Muchtar menyampaikan jika memang dalam kondisi seperti ini, kegiatan ibadah di masjid tidak memungkinkan, sehingga dengan begitu tetap melakukan ibadah seperti di masjid, namun dilakukan di rumah.

Kendati demikian, menurutnya, yang terpenting saat melakukan i'tikaf di rumah yaitu harus niat. Niatnya sama ketika melakukan i'tikaf di masjid.

"Insyaallah tidak mengurangi nilai pahala kok. Yang penting niatnya saja," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved