Berita Lampung

Hubungan Cinta Terlarang Duda Kesepian dengan Siswi SMP Berakhir di Penjara

WD (34) seorang duda asal Pringsewu Lampung harus berurusan dengan aparat kepolisian, karena diduga mencabuli gadis di bawah umur

tribunjateng/dok
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM -- Polsek Sukoharjo, Pringsewu mengungkap kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur 

Orangtua yang tidak terima kemudian melaporkan perbuatan WD ke ke Polsek Sukoharjo, pada 6 April 2020 dengan didampingi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Adalah WD (34) seorang duda asal Pringsewu Lampung harus berurusan dengan aparat kepolisian, karena diduga mencabuli gadis di bawah umur yang masih pelajar SMP.

Modusnya, pria yang profesinya adalah seorang pedagang memacari NH (13) dan kemudian berbuat layaknya suami istri

Kepada polisi WD mengakui perbuatannya tersebut, lantaran sudah dua tahun berpisah dengan istrinya.

Jalinan asmara antara Duda dan seorang Siswi SMP harus berakhir di kantor polisi.

WD (34) kini harus mendekam di balik jeruji karena perbuatan yang tidak sepantasnya terhadap anak dibawah umur.

Perbuatan cabulnya itu baru ketahuan saat isi chat WhatsApp nya tak sengaja terbaca sang kakak.

Update Corona Jateng Pagi Ini Jumat 15 Mei 2020, Angka Pasien Positif Terus Bertambah

Kisah 11 ABK KM Saridin Lolos dari Maut Setelah Kapalnya Terbalik di Laut, Ini Kronologinya

Awal Petaka Kelakuan 3 Penjahat Kelamin Bikin Siswi SMP Jadi Tersangka Kasus Pembunuhan Bocah

Penunggak BPJS Bisa Kena Denda 5 Persen, Wali Kota Solo Minta Jokowi Tinjau Kembali Perpres 64/2020

Begini ceritanya...

WD menggunakan Modus mengajak Pacaran Siswi SMP NH (13).

Baru beberapa hari lalu, isi chat mesum via WhatsApp antara WD dan NH terbaca sang kakak.

Kelakuan WD kemudian dilaporkan ke ibunya.

Namun WD belum mau berterus terang tentang hubungannya itu.

NH lah yang mengungkapkan bahwa memang keduanya pacaran.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved