Berita Jateng

Ini Alasan DPRD Tak Setuju PSBB Diterapkan di Jateng

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merekomendasikan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di seluruh Pulau Jawa.

ISTIMEWA
Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto (kedua kanan) memberikan alat pelindung diri berupa coverall suit kepada tenaga medis di satu rumah sakit di Kabupaten Semarang 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merekomendasikan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di seluruh Pulau Jawa.

Hal itu lantaran Pulau Jawa lebih dominan penambahan kasus positif corona Covid-19 dibandingkan pulau lain.

Pulau dengan jumlah penduduk paling padat di Tanah Air ini tentu juga menyumbang jumlah pasien yang meninggal.

Aplikasi Streaming Video Zoom Down Malam Ini, Pengguna Terganggu Pakai Tagar #zoomdown

Hina Karakter di Komik Naruto, Kaesang Pangarep Banjir Kritikan Pedas dari Netizen +62

Berikut Harga Terbaru Ponsel Samsung Bulan Mei 2020 Jelang Lebaran, Rp 1,7 Juta Sudah dapat HP

Judika Dapat Pesan Whatsapp WA dari Ibunda Duma Riris Untuk Tinggalkan Duma, Ada Apa?

Menanggapi hal tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah tidak sepakat PSBB diberlakukan di seluruh Jawa, termasuk Jateng.

Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto, menerangkan tidak sepakat dengan wacana tersebut lantaran tidak semua daerah bisa mencukupi semua kebutuhan warganya.

"Kemampuan pemerintah kabupaten/kota di Jateng berbeda beda. Intinya kalau harus menkover seluruh kebutuhan masyarakatnya saya rasa berat," kata Bambang Kusriyanto, dalam keterangannya, Minggu (17/5/2020).

Menurutnya, 35 pemerintah kabupaten/kota tidak memiliki kemampuan yang sama dalam mengkover kebutuhan warganya.

"Masing masing daerah, memiliki karakteristik persoalan yang berbeda-beda sehingga penanganannya pun juga berbeda beda," jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menyatakan satu komando dengan pemerintah pusat dalam penanganan Covid-19, termasuk penerapan PSBB) di seluruh Pulau Jawa.

"Kami siap saja dengan segala skenario. Kami akan mengikuti komando dari pusat. Pokoknya keputusan apa yang dari pusat akan kami dukung," kata Ganjar, baru-baru ini.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved