Berita Cilacap
Bahar Bin Smith Mendekam di Lapas Batu Nusakambangan, Dijaga Hewan Buas dan Susah Sinyal
Bahar Bin Smith dijebloskan lagi ke penjara setelah 3 hari menikmati udara bebas berkat program asimilasi.
TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Bahar Bin Smith dijebloskan lagi ke penjara setelah 3 hari menikmati udara bebas berkat program asimilasi.
Kali ini nasibnya tak seberuntung kemarin.
Bahar wajib masuk ke Lapas Nusakambangan Cilacap.
• Curhat Pelaku Bully Rizal Penjual Gorengan di Pangkep: Saya Sudah Tidak Kuat Lagi Tuhan
• Penipu Lowongan Kerja Cewek-cewek Semarang Jongkok Dikelilingi Warga, Wajahnya Bersimbah Darah
• ABG Semarang Tewas Dikeroyok Gerombolan Pengangguran Asal Pedurungan: Kepalanya Dihujam Balok Kayu
• Pembunuh Gadis Yatim Piatu Jepara Usai Sholat Tak Tahu Korban Tewas, Dikira Pingsan Seusai Dicekik
Penjar khusus napi kelas kakap.
Kepala Lapas Kelas I Batu sekaligus Koordinator Lapas se-Nusakambangan Erwedi Supriyatno mengatakan, Bahar tiba di Dermaga Wijayapura Cilacap setelah menempuh perjalanan dari Lapas Gunung Sindur, Bogor, pada Rabu (20/5/2020) sekitar pukul 06.00 WIB.
"Terus langsung menyeberang ke Nusakambangan menuju Lapas Batu, sampai Lapas Batu sekitar pukul 06.35 WIB," kata Erwedi melalui pesan singkat.
Erwedi mengatakan, Lapas Batu menerapkan sistem super maximum security. Setiap narapidana menempati satu ruang tahanan atau one man one cell.
"Lapas high risk SOP-nya seperti itu, bentuk bangunan one man one cell," jelas Erwedi.
Sebelum menyeberang ke Nusakambangan dan memasuki Lapas, kata dia, rombongan wajib menjalani protokol pencegahan virus corona (Covid-19).
"Tetap sesuai SOP pengamanan, pengawalan dari kepolisian dan dari Lapas Gunung Sindur serta dipantau oleh petugas dari Direktorat Kamtib Ditjenpas," ujar Erwedi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kemenkumham-mengubah-lapas-batu-nusakambangan-jadi-lapas-high-risk_20180101_185138.jpg)