Berita Regional
200 Karyawan Toserba Yogya Menangis Dirumahkan, Manajemen Rugi Miliaran Terdampak PSBB Indramayu
Sebanyak 200 karyawan Toserba Yogya Indramayu mesti dirumahkan pasca-pelarangan beroperasinya tenant penjualan pakaian atau fashion
TRIBUNJATENG.COM, INDRAMAYU - Sebanyak 200 karyawan Toserba Yogya Indramayu mesti dirumahkan pasca-pelarangan beroperasinya tenant penjualan pakaian atau fashion selama pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Store Manager Toserba Yogya Indramayu, Intan Veradianty mengatakan, 200 karyawan itu meliputi SPG dibbagian fashion atau pakaian dan food court.
"Kalau total SPG kami ada 180 orang sama sisanya di food court, kalau fashion tutup mau enggak mau food court juga ikut ditutup," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (21/5/2020).
• M Nuh Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi Rp 2,550 M Tidak Ditangkap, Ternyata Bukan Pengusaha
• 2,5 Jam Mencari Rumah Bu Imas, Anggota DPR Ini Tak Kuasa Menahan Sedih saat Sampai, Ini Janjinya
• Tetap Memeluknya saat Meregang Nyawa, Terungkap untuk Siapa Seikat Bunga yang Dibawa Okta
• Pak Fadli Zon, Saya Tidak Jadi Ngambil Tugasnya Tukang Parkir, Ucap Ganjar Pranowo
Intan Veradianty menjelaskan, lokasi food court yang berada di lantai atas juga terkena imbas dari Peraturan Bupati Indramayu Nomor 29 Tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan PSBB.
Padahal food court termasuk usaha yang dikecualikan dan boleh beroperasi selama pelaksanaan PSBB berlangsung selama menerapkan protokol kesehatan.
"Tidak mungkin juga kami membiarkan food courtnya buka tapi fashionnya tutup karena bahaya juga," ujarnya.
Diceritakan Intan Veradianty, para karyawan yang terpaksa dirumahkan itu bahkan sempat menangis saat membereskan bagian fashion di lantai dua kemarin.
"Anak-anak sampai nangis kemarin, semuanya kami bereskan kami rapikan sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan pemerintah," ujar dia.
Mereka juga terancam tidak mendapat Tunjangan Hari Raya (THR) penuh dan gaji utuh karena diliburkan lebih awal.
Padahal bagi karyawan di saat momen Lebaran ini bisa meraup untung lebih karena meningkatnya animo masyarakat berbelanja baju baru.
"Dalam seminggu terakhir kami kehilangan omzet miliaran (rupiah), tapi ini sebagai bentuk kepatuhan kita kepada pemerintah," ujarnya.(*)
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Tangisan Haru Ratusan Karyawan Yogya Indramayu yang Dirumahkan, Imbas PSBB, Manajemen Rugi Miliaran
• Keringat Keluar Saat Tidur Malam? Bukan Karena Suhu Panas, Bisa Jadi Sebagai Tanda Sakit Ini
• Setelah Beritakan Tagar Indonesia Terserah, Kini Media Luar Negeri Soroti Kerumunan di Pasar dan Mal
• Okta Tewas Terlindas Truk Tronton, Bunga dan Kue Ulang Tahun Pacarnya Berserakan Kena Cipratan Darah
• Saya Tak Khawatir Corona, Kata Pengunjung Mal di Solo Meski Pembeli Membludak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/toserba-yogya-indramayu-kamis-2152020.jpg)