Virus Corona Jateng

APD Institusi Kesehatan Masih Terbatas, JEC Distribusikan 275.000 Masker Bedah

Sebagai eye care leader di Indonesia, JEC bukan hanya peduli terhadap kesehatan mata masyarakat, tapi juga keselamatan dari para rekan petugas medis

Istimewa
APD Institusi Kesehatan Masih Terbatas, JEC Distribusikan 275.000 Masker Bedah 

TRIBUNJATENG.COM - Meningkatnya kasus positif korona di berbagai wilayah Indonesia mengakibatkan kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) di institusi kesehatan terus melonjak.

Sebagai gambaran, per 19 Mei 2020, jumlah kasus positif Covid-19 dan dirawat di Semarang masih mencapai 40.

Memahami krusialnya APD sebagai perisai diri saat menangani pasien bagi para petugas medis, eye care leader di Indonesia, JEC Eye Hospitals & Clinics memberikan donasi berupa 275.000 masker bedah, yang difokuskan bagi 6 rumah sakit dan 55 puskesmas di Jabodetabek, Semarang, Purwokerto (Banyumas), Surabaya dan Makassar.

Untuk wilayah Semarang, distribusi bantuan diserahkan secara simbolis oleh Prof. Dr. dr Winarto Sp.MK, Sp.M(K) selaku Direktur RS Mata JEC-Candi @ Semarang (sebelumnya dikenal dengan nama Candi Eye Center) kepada Drg. Sri Yuniarti Rahayu, Sp.KG, MARS sebagai Direktur Perencanaan, Organisasi, dan Umum dari RSUP Dr. Kariadi.

"Transmisi virus COVID-19 menyebar dengan cepat dan mengancam berbagai lapisan masyarakat. Tak terkecuali, para petugas medis yang berada di garis terdepan dalam menangani virus berbahaya ini.

Sebagai eye care leader di Indonesia, JEC bukan hanya peduli terhadap kesehatan mata masyarakat, tapi juga keselamatan dari para rekan petugas medis yang memiliki risiko tinggi tertular virus korona.

Dukungan berupa penyediaan masker bedah di beberapa wilayah dengan tingkat kasus yang tinggi, menjadi bentuk solidaritas sekaligus perluasan komitmen sosial perusahaan, dalam mendukung perjuangan rekan petugas medis dan institusi kesehatan sejawat di Indonesia," ujar, Presiden Direktur JEC,Dr. Johan A. Hutauruk, SpM (K) kepada tribunjateng.com

Inisiatif sosial JEC untuk penanganan COVID-19 tersebut turut didukung oleh Baring Private Equity Asia (BPEA) sebagai salah satu mitra besar perusahaan di Asia. Distribusi masker dilakukan secara bertahap dan ditargetkan selesai pada penghujung Mei ini 2020.

Untuk Semarang, selain RSUP Dr. Kariadi, dua fasilitas kesehatan di sekitarnya, yakni Puskesmas Ngesrep Semarang dan Puskesmas Candi Lama Semarang juga menerima bantuan serupa dari JEC.

Sementara untuk area lainnya, dukungan JEC diserahkan ke RSUPN Cipto Mangunkusumo (Jakarta Pusat), RSUD Tanjung Priok (Jakarta Utara), RSUD Dr. Soetomo (Surabaya), dan RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo, RS PTN Universitas Hasanuddin (Makassar), serta beberapa puskesmas setempat.

JEC menyadari, donasi yang diberikan baru memenuhi sebagian kecil dari apa yang dibutuhkan oleh petugas medis dan institusi kesehatan dalam menghadapi krisis wabah COVID-19. Meski demikian, JEC percaya, setiap gerakan positif dapat memberi dampak baik bagi sekitar.

“Donasi yang diberikan juga menjadi bentuk kontribusi balik JEC kepada masyarakat. JEC yang diwakili oleh RS Mata JEC-Candi @ Semarang terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan mata terbaik bagi masyarakat Semarang dan sekitarnya. Kami juga mengajak setiap anggota masyarakat untuk mematuhi anjuran yang diberikan pemerintah serta menjaga kebersihan dan kesehatan diri guna secara bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Indonesia,” tutup Prof. Dr. dr Winarto Sp.MK, Sp.M(K) selaku Direktur RS Mata JEC-Candi @ Semarang. (*)

Penulis: Hermawan Handaka
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved