Berita Viral
Viral Curhat Dokter yang Terpapar Covid 19 dan Harus Tugas Kembali Saat Sembuh
Seorang dokter ungakapkan kesedihan dan kekesalannya pada masyarakat yang masih meremehkan wabah Corona.
Penulis: Adelia Sari | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM - Seorang dokter ungakapkan kesedihan dan kekesalannya pada masyarakat yang masih meremehkan wabah Corona.
Unggahan ini ditulis oleh seorang dokter di akun Facebook Benny Nur Pudiantoro.
Kisahnya ini sendiri ditulis pada tanggal 19 Mei 2020.
Dokter Benny merupakan dokter yang bertugas di IGD sebuah rumah sakit di Jawa Barat.
• 2,5 Jam Mencari Rumah Bu Imas, Anggota DPR Ini Tak Kuasa Menahan Sedih saat Sampai, Ini Janjinya
• Tetap Memeluknya saat Meregang Nyawa, Terungkap untuk Siapa Seikat Bunga yang Dibawa Okta
• Merasa Tenang di Pondok Pesantren, Azis Gagap: Tapi Tidak Tenang Ketika Lihat Saudara-Saudara Kita
• M Nuh Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi Rp 2,550 M Tidak Ditangkap, Ternyata Bukan Pengusaha
Ia menceritakan jika dirinya sudah terpapar virus Covid-19 dan harus menjalani karantina.
Bahkan, saat hasil swab dinyatakan sudah negatif, dirinya harus melanjutkan tugas kembali pada keesokan hari.
"Saya bertugas di IGD.
Tuhan masih kasih kesempatan saya hidup untuk saat ini.....setelah saya terpapar pasien2 saya .
Saya baru sembuh dari COViD 19...setelah saya dirawat 15 hari...dengan harap2 cemas tidak bisa bertemu keluarga karena sesak nafas....dan setelah sembuh saya harus karantina jauh dari keluarga....."
Dokter Benny harus menjalani perawat selama 15 hari.
Ia tak bisa bertemu dengan keluarganya dan harus melawan sesak nafas akibat virus covid-19.
Usai dirawat, ia harus kembali menjalani karantina sendiri.
Dan hal sedih yang ia rasakan adalah tidak bisa bekumpul saat ulang tahun anaknya.
"Karantina sendiri, rasa bosan rasa kangen terhadap keluarga benar2 menyiksa. Bahkan disaat ulang tahun anakku saja aku hanya bisa melihat dari kaca depan rumah"
Setelah 48 hari, hasil swab Dokter Benny dinyatakan negatif kedua kalinya.
Namun esoknya, ia harus kembali terjun ke IGD menangani pasien Covid-19.