Breaking News:

FORUM KAMPUS

FORUM KAMPUS : Profesi Akuntan dan Revolusi Industri 4.0

Apakah yang disebut dengan revolusi industri? Secara sederhana, revolusi industri berarti bahwa adanya perubahan besar dalam waktu singkat dan bersifa

Editor: Catur waskito Edy
Bram Kusuma
Melisa Anggraini 

Melisa Anggraini SE, MSi
Dosen Universitas Nasional Karangturi

Apakah yang disebut dengan revolusi industri? Secara sederhana, revolusi industri berarti bahwa adanya perubahan besar dalam waktu singkat dan bersifat radikal terhadap cara manusia memproduksi sesuatu.

Sepanjang sejarah revolusi industri, sudah ada perubahan revolusi industri sebanyak 3 kali dan saat ini kita sedang menjalan perubahan yang keempat, yaitu Revolusi Industri 4.0.

Setiap perubahan dalam revolusi industri selalu diikuti oleh perubahan dalam segala bidang, termasuk ekonomi, sosial, politik, militer, dan budaya yang mengakibatkan banyaknya lapangan pekerjaan lama yang menghilang dan munculnya berbagai lapangan pekerjaan yang baru.

Revolusi industri saat ini bergulir ke masa revolusi industri 4.0 dimana teknologi telah berkembang begitu pesat sehingga banyak terbukti dengan matinya perusahaan-perusahaan raksasa, ukuran besaran perusahaan tidak menjadi jaminan dan kelincahan perusahaan melihat peluang dalam era revolusi industri 4.0 menjadi kunci keberhasilan kesuksesan perusahaan. Hal ini paling mudah dilihat dengan munculnya aplikasi-aplikasi transportasi online yang mengancam pemain-pemain besar industri transportasi di seluruh dunia.

Kita saat ini memasuki era revolusi industri 4.0 dimana kita harus mempersiapkan diri untuk bisa berkompetisi dalam era baru ini.

Dalam era ini, pekerjaan akuntansi menjadi sangat mudah dilakukan hanya dengan menggunakan software akuntansi. Tentu hal ini dapat disimpulkan bahwa seorang akuntan tidak hanya cukup dengan memiliki kemampuan dasar pengetahuan mengenai akuntansi yang selama ini didapat dari pembelajaran di universitas, karena di masa depan profesi akuntan akan dapat digantikan dengan sistem artificial intelligence yang dibuat untuk menggantikan profesi akuntan.

Revolusi industry 4.0 akan memudahkan segala macam bentuk transaksi bisnis dan mengurangi berbagai resiko kesalahan yang mungkin terjadi, tetapi di sisi lain, profesi akuntan akan sulit dalam menemukan lapangan pekerjaan dan ada ancaman kekalahan persaingan apabila yang mereka miliki adalah hanya kemampuan akademis.

Dari hal ini dapat dilihat bahwa profesi akuntan selain perlu memiliki kemampuan akademis, mereka juga perlu memiliki value baik secara hard skill maupun secara soft skill untuk dapat bersaing di era baru ini. Value secara hard skill dapat diperoleh dengan cara memahami sistem informasi.

Seorang akuntan yang menguasai sistem informasi dapat menciptakan sebuah sistem untuk memenuhi kebutuhan akuntansi, yaitu mencatat transaksi, memproses transaksi tersebut dan menghasilkan output yang dapat diandalkan, memperkecil kemungkinan terjadinya penyelewengan terhadap segala sesuatu yang bertentangan dengan prinsip akuntansi, sehingga pada hasil akhirnya akan menghasilkan laporan keuangan yang dapat diandalkan. Big data menjadi sesuatu yang penting dan menambah value dari seorang akuntan.

Big data merupakan kumpulan himpunan data dalam jumlah yang sangat besar dan kompleks sehingga membutuhkan keahlian untuk menangani dan memprosesnya karena tidak cukup jika hanya ditangani dengan menggunakan manajemen basis data biasa. Big data merupakan bagian dari sistem informasi sehingga penting bagi seorang akuntan untuk memiliki pengetahuan dan penguasaan mengenai big data. Dengan menguasai big data, akuntan bisa mengakses informasi secara lebih mudah sehingga akuntan memahami dan bisa membaca proses bisnis sebuah perusahaan dari awal hingga akhir.

Value dari sisi hard skill lainnya yang akan menambah nilai seorang akuntan adalah pemahamannya mengenai akuntansi forensik. Akuntansi forensik akan dapat memberikan akuntan sebuah pemahaman dalam mengaudit dan memecahkan permasalah hukum yang berhubungan dengan keuangan dan segala sesuatu yang menimbulkan kerugian.

Pemahaman akuntansi forensik di era baru ini menjadi sesuatu yang penting yang harus dimiliki oleh seorang akuntan untuk dapat bersaing di era baru ini. Selain itu, seorang akuntan juga harus memiliki soft skill yang tidak dimiliki oleh artificial intelligence yaitu seperti leadership, teamwork,communication skill, dan decision making sehingga seorang akuntan akan siap bersaing menghadapi tantangan revolusi industri 4.0 dengan memiliki value dari sisi hard skill dan soft skill yang tidak dimiliki oleh artificial intelligence. (*)

Hotline Semarang : Terdaftar Penerima Bantuan Sembako Tapi Malah Dipingpong

VIRAL! Romina Ashrafi Dibunuh Demi Kehormatan Keluarga, Ayah Kandung Gorok Leher Putrinya Saat Tidur

Pria Ini Dipergoki Istri Saat Bercinta dengan Gadis di Bawah Umur, Mengaku Sangat Cinta Sama Dia

Kisah Khabib Nurmagomedov Kecil Jadi Petarung Jalanan dan Andalan Sekolah Bila Diserang

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved