Wabah Virus Corona
127 Bayi dan Anak-anak Dinyatakan Positif Corona, Ini Penyebabnya
Pandemi Covid-19 di Surabaya tidak saja menyerang orang dewasa, tetapi juga menyasar anak-anak.
TRIBUNJATENG.COM, SURABAYA- Pandemi Covid-19 di Surabaya tidak saja menyerang orang dewasa, tetapi juga menyasar anak-anak.
Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, dari data sementara, jumlah anak yang terkonfirmasi positif terjangkit corona berjumlah 127 anak.
Dari angka itu, 36 anak di antaranya berusia 0-4 tahun.
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Dana Siswa SMA Tewas Kecelakaan Tabrak Truk, Motor Hangus Terbakar
• Penampakan Pocong Gegerkan Warga Purbalingga, Polisi hingga Ahli Spiritual Ikut Memburu
• Ayah di Kudus Meninggal Positif Virus Corona Setelah Anaknya Pulang dari Yogyakarta
• Selain Vaksin Rusia, Vaksin CoronaVac China Yakin 99 % Sukses Lawan Virus Corona
"Lalu, 91 kasus lainnya adalah anak dengan usia 5-14 tahun," kata Febria di Balai Kota Surabaya, Senin (1/6/2020).
Untuk anak yang terpapar Covid-19, mereka dirawat di rumah sakit dan diarahkan ke ruang anak untuk mendapat penanganan khusus dari dokter spesialis anak.
Sedangkan untuk anak yang dirawat di rumah, petugas puskesmas akan terus memantau.
Febria yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya mengatakan, sebagian anak tertular virus corona dari orangtua ataupun anggota keluarga lain.
Protokol kesehatan Bagi orangtua yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan memiliki bayi, diwajibkan menggunakan hand sanitizer dan face shield.
"Sebelum dia pegang bayi atau anak harus pakai hand sanitizer, mencuci tangan, dan pakai hand sanitizer," ungkap Febria.
Namun, ia juga berpesan kepada para orangtua agar dapat mempertahankan imun tubuh, terutama saat orangtua atau anaknya yang terkonfirmasi Covid-19.
Hingga Minggu (31/5/2020), kasus Covid-19 di Surabaya berjumlah 2.608 kasus atau bertambah 114 kasus.
Adapun pasien positif Covid-19 sembuh di Surabaya berjumlah 223 orang atau bertambah 23 orang Sementara pasien Covid-19 meninggal berjumlah 243 orang atau bertambah sembilan orang.
Angka kasus Covid-19 di Surabaya menjadi kasus tertinggi di Jawa Timur, disusul Kabupaten Gresik, dan Sidoarjo.
Secara keseluruhan, pasien Covid-19 di Jatim berjumlah 4.848 orang, ODP 24.616 orang, dan PDP 6.609 orang.
2 Balita di Solo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bayi-imut_20150605_003442.jpg)