Wakapolres Purbalingga Meninggal
Belasan Karangan Bunga Penuhi Halaman Rumah Mendiang Wakapolres Purbalingga
Karangan bunga berjajar di depan kediaman mendiang Kompol Widodo Ponco Susanto di kompleks perumaham Srondol Bumi Indah Kelurahan Sumurboto
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Karangan bunga berjajar di depan kediaman mendiang Kompol Widodo Ponco Susanto di kompleks perumaham Srondol Bumi Indah Kelurahan Sumurboto, Banyumanik, Kota Semarang.
Ucapan bela sungkawa melalui karangan bunga itu datang dari berbagai kalangan.
Terhitung ada belasan karangan bunga. Kebanyakan datang dari pejabat Polri.
Misalnya dari Gubernur Akpol Irjen Pol Asep Syahrudin, Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar, dan sejumlah pejabat Polda Jawa Tengah.
Saat ini, pelayat telah berdatangan.
Mulai dari kalangan warga sekitar, anggota Polri, maupun TNI.
Tampak Kapolres Purbalingga AKBP Muchammad Syafii Maulla dan Dandim 0702 Purbalingga Letkol Inf Yudi Novriza sudah tiba di kediaman almarhum.
Keduanya kompak mengenakan pakaian dinas upacara lengkap dengan atributnya.
Selain itu, Gubernur Akpol Irjen Pol Asep Syahrudin juga sudah tiba di kediaman mendiang.
Diketahui, Kompol Widodo Ponco Susanto meninggal karena kecelakaan tunggal di Jembatan Kalimuli, Desa Baleraksa, Karangmoncol, Purbalingga, Senin (1/6/2020).
Jenazah akan dimakamkan hari ini di pemakaman Punden Ngesrep Barat, Banyumanik, Kota Semarang pada pukul 13.00 WIB.
Saat ini jenazah masih disemayamkan di rumah duka.
Kompol Widodo terakhir menjabat sebagai Wakapolres Purbalingga.
Sebelumnya, dia juga pernah menjabat sebagai Wakapolres Batang, dan pernah bertugas di Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah. (*)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :
• Istri Kompol Ponco Baru Pulang dari Purbalingga ke Semarang Sebelum Dapat Kabar Duka
• Jenazah Wakapolres Purbalingga Kompol Ponco Akan Dimakamkan di Pundensari Semarang Pukul 13.00 WIB
• KABAR TERKINI: Menteri Agama Putuskan Pelaksanaan Ibadah Haji 1441 Dibatalkan karena Pandemi Corona
• BERITA LENGKAP: Petugas Puskesmas Terima Ancaman terkait Rapid Test Corona, Ini Kata Ganjar Pranowo