Berita Regional

Anggota KKB Papua yang Tertangkap Pernah Serang Rombongan Tito Karnavian

Salah satu anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Goliat Tabuni, Oniara Wonda ditangkap di Kampung Igimbut, Distrik Pagaleme

Editor: m nur huda
facebook/KOMNAS-TNPB Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pernah Serang Rombongan Tito Karnavian, Anggota KKB Paling Dicari Sejak 2011 Akhirnya Ditangkap, https://www.tribunnews.com/regional/2020/06/02/pernah-serang-rombongan-tit
impinan KKB Papua Goliath Tabuni (kiri) dan Lekagak Telenggeng (kanan). 

TRIBUNJATENG.COM, PAPUA -  Salah satu anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Goliat Tabuni, Oniara Wonda ditangkap di Kampung Igimbut, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, pada Minggu (31/5/2020).

Oniara merupakan salah satu anggota KKB yang paling dicari sejak 2011.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, Oniara terlibat dalam sembilan aksi kriminal di beberapa kabupaten atau kota di Provinsi Papua.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw (KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI)

Kisah Hubungan Terlarang Remaja di Bawah Umur dengan Mas Bakso? Digerebek Warga Tengah Malam

Update Corona Jawa Tengah Pagi Ini Rabu 3 Juni 2020, Kasus Positif Tembus Angka 1.500

Nikita Mirzani Sarankan Ariel NOAH Tak Usah Balikan dengan Luna Maya dan Sophia Latjuba

Rukun Islam: Inilah Daftar Lengkap Naik Haji Batal Sepanjang Sejarah dan Penyebabnya

Salah satu aksinya saat menyerang rombongan Tito Karnavian yang saat itu menjabat sebagai Kapolda Papua di Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, pada 28 November 2012.

"Penembakan terhadap mantan Kapolri Jendral (Purn) Tito Karnavian yang saat itu menjabat sebagai Kapolda Papua tanggal 28 November tahun 2012 saat akan menuju ke TKP Polsek pirime," kata Paulus di Jayapura, Selasa (2/6/2020).

Saat itu, rombongan Tito menuju Polsek Pirime yang diserang KKB beberapa hari sebelumnya.

Penyerangan itu dilakukan Oniara dan beberapa rekannya dalam KKB pimpinan Goliat Tabuni.

Paulus menjelaskan, tiga polisi meninggal dalam aksi penyerangan Polsek Pirime tersebut.

Aksi lainnya

Pada November 2011, Oniara terlibat dalam penyerangan dan perampasan senjata api milik Kapolsek Mulia AKP Dominggus Awes di Bandara Mulia Puncak Jaya pada November 2011.

Lalu, perampasan senjata api milik polisi di Lanny Jaya pada 2011.

Kemudian, penyerangan dan perampasan senjata anggota Polri di Jalan Trans Indawa-Pirime pada 28 Juli 2014.

Oniara juga terlibat dalam penembakan terhadap anggota TNI di Lapangan Terbang Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, pada 2015.

Satu anggota TNI terluka dalam insiden itu.

Halaman
12
Sumber: TribunnewsWiki
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved