Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Bupati Wihaji Akan Beri Reward Desa Terbaik Siaga Covid-19 di Batang

Bupati Batang Wihaji mengapresiasi langkah Polres Batang yang telah membuat lomba Desa Siaga Covid-19.

Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Bupati Batang Wihaji didampingi Kapolres Batang AKBP Abdul Waras menyerahkan bantuan APD dari Polres Batang Kepada Kepala Desa Kepuh yang bentuk Kampung Siaga Covid-19, Kamis (4/6/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Bupati Batang Wihaji mengapresiasi langkah Polres Batang yang telah membuat lomba Desa Siaga Covid-19.

Sebagai bentuk apresiasinya, Pemkab Batang akan memberikan reward kepada desa siaga covid-19 terbaik.

"Saya apresiasi Polres Batang yang inisiasi Kampung Siaga Covid-19, maka Pemkab Batang melombakan dan memberikan reward bagi desa yang terbaik," tutur Bupati Wihaji, Kamis (4/6/2020).

Menurutnya, dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Sehingga dengan pemberdayaan desa menjadi kekuatan gotong royong yang lebih kuat.

"Dibutuhkan peran aktif dari warga desa agar didorong untuk membentuk Desa Siaga, jika sudah terbentuk dengan baik tinggal Pemkab memikirkan stimulusnya," tambahnya.

Sementara Kapolres Batang AKBP Abdul Waras mengatakan tujuan membentuk Kampung Siaga Covid-19 untuk menanamkan semangat pencegahan di level desa.

Selain itu juga sebagai langkah bersama untuk memasuki tatanan hidup baru atau new normal dengan kebiasaan dan perilaku yang baru berbasis pada adaptasi untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat.

"Harapan saya masyarakat ikut aktif cegah penyebaran karena tanpa peran aktif masyarakat upaya pemerintah akan sia," ujarnya.

Polres Batang melalui Polsek dan Babhinkamtibmas sudah membentuk Kampung siaga covid-19 di 12 Polsek di 15 Kecamatan dengan 25 desa.

"Kampung Siaga ada posko Covid 19 yang dijaga relawan 24 jam di pintu masuk desa, sarana portal agar keluar masuknya warga bisa diketahui, thermo gun untuk cek suhu badan," jelasnya.

Dalam Posko Covid -19 di desa langkah mendisiplinkan warga, karena para relawan menegur warga keluar rumah yang tidak sesuai protokol kesehatan, seperti mewajibkan pake masker dan cuci tangan.

Tidak hanya itu , desa juga menyedikan wiisma Isolasi untuk para pemudik atau saudara yang datang dari zona merah.

"Penyemprotan disinfektan terus berkelanjutan seperti di tempat ibadah, fasIlitas umum dan menyedikan tempat cuci tangan dengan air yg mengalir dan Hand Sanitizer," pungkasnya.

(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved