Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Kasus Corona di Kota Semarang Melonjak Selama Sepekan Terakhir

Data terbaru, Dari 10.000 swab yang sudah dilakukan dan 30.000 rapid test telah dilakukan, total kasus confirm 498 kasus.

IST
Ilustrasi Virus Corona 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasus covid-19 di Kota Semarang selama sepekan terakhir terus mengalami kenaikan.

Data terbaru, Dari 10.000 swab yang sudah dilakukan dan 30.000 rapid test telah dilakukan, total kasus confirm 498 kasus.

Saat ini masih aktif 168, sembuh 282, dan meninggal 48.

Terpidana Zina di Bengkel Merengek Minta Masuk Ambulans, Tak Kuat Eksekusi Hukum Cambuk 100 Kali

Seolah Tak Pernah Takut Siapapun, Nyali Nikita Mirzani Pernah Ciut Setelah Dilaporkan Sosok Ini

Mantan Kapolrestabes Semarang Brigjend Pol Abioso Kini Resmi Menjabat Wakapolda Jateng

Sebut Hadiah Miliaran dari Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Penipuan, Anton Ungkap Alasan Perbuatannya

Ketua Gugus Tugas penanganan Covid-19 Kota Semarang yang juga Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyebut pihaknya terus berupaya agar kasus covid-19 di Kota Semarang bisa terkendali dan segera berakhir.

Pihaknya juga terus mengevaluasi terkait upaya pemutusan rantai penularan covid-19 di Kota Semarang.

Berdasarkan evaluasi tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kota Semarang, sebetulnya selama Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) 1 terjadi penurunan baik kasus confirm Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Namun sehari sebelum PKM 1 selesai, terjadi peningkatan kasus salah satunya semenjak dibukanya moda transportasi tanggal 9 mei 2020 sehingga program PKM dengan mengedepankan patroli masif terus dilakukan," kata Hevearita kepada Tribunjateng.com, Jumat (5/6/2020).

Adapun untuk perpanjangan PKM ini berlaku hingga 7 Juni, dan berpotensi diperpanjang.

Lebih lanjut, wanita yang juga akrab disapa Mbak Ita ini mengatakan saat ini satuan gugus tugas kota di tingkat kecamatan juga selalu berkoordinasi melakukan segala upaya untuk memutus mata rantai penularan covid-19.

Termasuk melakukan screening test di tempat-tempat umum secara masif.

Hal tersebut kemudian memunculkan banyaknya temuan kasus reaktif covid-19.

"Dan pada akhirnya juga di dalam PKM periode kedua ini pun masih terjadi lonjakan kasus.

Pemerintah melalui beberapa OPD terus melakukan screening test di tempat-tempat umum secara masif dan tetap menjalankan tracing ke kontak erat pasien confirm.

Maka sekarang tidak mengherankan data pasien confirm covid-19 beranjak naik," katanya.

"Namun demikian pemkot memang sesegera mungkin untuk mencari sumber-sumber infeksi yang dapat menularkan ke berbagai wilayah di Kota Semarang," jelasnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved