Virus Corona Jateng
BREAKING NEWS : Pasar Mangkang Semarang Akan Ditutup Mulai Besok
Pemerintah Kota Semarang kembali akan melakukan penutupan pasar tradisional untuk sementara waktu.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang kembali akan melakukan penutupan pasar tradisional untuk sementara waktu.
Setelah Pasar Karangayu, Pemkot akan menutup Pasar Mangkang mulai Selasa (9/6/2020).
Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fravarta Sadman mengatakan, Pasar Mangkang akan ditutup hingga tiga hari kedepan.
• Putra Jokowi Gibran Batal Jadi Calon Wali Kota Solo Tunggal, Achmad Purnomo Ditolak PDIP Undur Diri
• Wijayanto Sebut Propam Polda Jateng Harus Periksa Penyidik Polrestabes Semarang
• Viral Pria Asia Berkelahi dengan Pria Kulit Putih di Amerika, Diduga dari Indonesia
• UPDATE: Nasib 2 PNS Selingkuh Pingsan Tanpa Celana Dalam dalam Mobil, Begini Nasibnya Sekarang
Hal ini menyusul adanya pedagang yang dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan rapid maupun swab massal beberapa hari yang lalu.
Namun, terkait jumlah pedagang yang dinyatakan positif, dia belum mengetahui secara pasti.
"Ada yang positif tapi jumlahnya berapa yang tahu Dinas Kesehatan," ucapnya saat dihubungi Tribunjateng.com.
Fravarta melanjutkan, Senin (8/6/2020) pagi, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Semarang melakukan sosialisasi kepada para pedagang terkait rencana penutupan ini sekaligus melakukan tracking terhadap para pedagang.
"Tadi ada swab lagi di Mangkang, langsung sekalian kami sosialisasi," ucapnya.
Melihat dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, kata Fravarta, beberapa pasar menjadi klaster baru penularan Covid-19.
Karena itu, dia meminta pedagang dan pengunjung pasar tidak menyepelekan protokol kesehatan.
Dia meminta pedagang maupun pembelo saling mengingatkan satu sama lain jika ada yang tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan.
"Kami mengimbau pedagang dan pengunjung bisa lebih disiplin dalam menaati protokol kesehatan.
Jadi, jangan ngentengke.
Pakai masker, cuci tangan, dan saling menjaga jarak," pintanya. (eyf)
• Masih Banyak Warga Acuh Tak Kenakan Masker di Kebumen
• Sambil Patroli, Bhabinkamtibmas di Kebumen Bagi-bagi Sembako ke Warga Kurang Mampu
• Telanjang Dada, Pemuda di Kebumen Gantung Diri di Pohon Mangga
• Tak Ada Lagi WFH, Seluruh ASN di Semarang Sudah Diwajibkan Ngantor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pasar-mangkang-ist.jpg)