Berita Sragen
Hanya 176 Masjid Sudah Siap New Normal di Kabupaten Sragen 2 Hari Lagi
Menjelang new normal di Kabupaten Sragen yang akan dilaksanakan Rabu, (10/6/2020) mendatang Kemenag Sragen telah gencar lakukan sosialisasi.
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Menjelang new normal di Kabupaten Sragen yang akan dilaksanakan Rabu, (10/6/2020) mendatang Kemenag Sragen telah gencar lakukan sosialisasi.
Sejak Sabtu pagi, pihak dari Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sragen telah melakukan sosialisasi dan jemput bola kesiapan tempat-tempat ibadah di Sragen.
"Hari ini kita mulai cek akhir kesiapan tempat ibadah, tadi di Masjid Raya Al-Falah, Masjid Kauman, Gereja Kristen Jawa kemudian Pura,kata Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Hanif Hanani, Senin (8/6/2020).
Kemenag juga memberikan hand sanitizer dan masker ke beberapa tempat ibadah agar melaksanakan ketentuan sesuai protokol Kesehatan Covid-19.
Kepada Tribunjateng.com dirinya juga menyampaikan dirinya tidak mengecek seluruh tempat ibadah hanya diambil sampel beberapa tempat ibadah terkait kesiapan menjelang new normal.
Hanif panggilan akrabnya menyampaikan beberapa tempat ibadah yang telah dicek tersebut sudah siap kembali dibuka dan telah mempersiapkan seluruh protokol kesehatan Covid-19.
"Tempat-tempat ibadah sudah menyediakan tempat cuci tangan berikut dengan sabun kemudian social distancing ada garis-garis saf, bahkan mengantisipasi banyaknya jamaah Masjid Raya Al Falah telah menyediakan sampai ke halaman masjid," terangnya.
Hanif menyampaikan setelah rapat kesiapan new normal Kamis lalu, Jumat pagi pihaknya langsung melakukan rapat dengan penyuluh agama agar melakukan jemput bola ke tempat ibadah dan membantu mencari surat keterangan kesiapan new normal.
Bagi tempat ibadah yang akan membuka kembali tempat ibadah harus membuat surat keterangan yang harus diajukan terlebih dahulu ke satgas di tingkat kecamatan.
Sementara itu tempat ibadah di Sragen, masjid atau mushola atau langgar mencapai 2.776, gereja protestan 66, gereja katolik 30, pura 10 dan dua wihara.
"Data masuk per hari ini 176 masjid (85,8% lengkap 14,2% masih dalam proses, ini sumber dari Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI)."
"Kalau idealnya semua bisa dibuka kalau tempat ibadah memenuhi persyaratan pasti kita akan memberi izin untuk dibuka kembali, artinya normal kembali yang jelas tetap menggunakan protokol Covid-19 ," terangnya.
Hanif menambahkan pengelola tempat ibadah juga telah membuat surat pernyataan bahwa akan membuka kembali tempat ibadah namun dengan kesiapan protokol Covid-19.
"Pengajuan ini kita jemput bola kita datangi, syarat-syarat kita siapkan agar diajukan ke gugus tugas tingkat kecamatan."
"Sejauh ini takmir masjid dan pengelola tempat ibadah sangat menyambut baik," katanya.
(uti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kemenag-sragen-bagi-hand-sanitizer.jpg)