Breaking News:

Helir Jatuh

UPDATE: Danpuspenerbad: Penerbad TNI AD akan Meminta Teknisi dari Rusia untuk Periksa VCR

Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman Lettu Cpn Wisnu Tia Arumi satu di antara empat prajurit TNI yang meninggal dunia

Editor: Catur waskito Edy
Tribun Jateng/ Akhtur Gumilang
Prosesi pemakaman prajurit Penerbad Semarang yang gugur di TMP Giri Tunggal Semarang, Selasa (18/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman Lettu Cpn Wisnu Tia Arumi satu di antara empat prajurit TNI yang meninggal dunia dalam kecelakaan jatuhnya Helikopter MI-17 milik Penerbad di Kendal, Sabtu kemarin.

Minggu (7/6), jenazah almarhum Lettu Wisnu dimakamkan dengan upacara militer.

Upacara pelepasan jenazah dilaksanakan di Markas Penerbad Ahmad Yani Semarang dengan inspektur upacara Komandan Puspenerbad, Mayor Jenderal TNI Teguh Pudjo Rumekso.

Jenazah Lettu Cpn Wisnu (28) dimakamkan di Tempat Permakaman Umum Bergota II atau TPU Kembangarum, Minggu (7/6) siang dihadiri keluarga dan sejumlah pelayat.

Almarhum Cpn Wisnu meninggalkan seorang istri yaitu dokter Yuanita Rahmawati, dan seorang bayi berusia 4 bulan.

Sang istri, ibunda tampak menahan air mata selama proses pemakaman.

Pantauan Tribunjateng.com di rumah duka di RT 4 Rw 12 Kelurahan Tambak Aji, Kota Semarang tampak sejumlah karangan bunga ucapan bela sungkawa.

"Semua keluarga inti mulai dari mama, istri dan adik almarhum ikut ke Markas Penerbad," kata Susi tante almarhum.

Dia merasa sangat kehilangan sosok pemuda yang sabar, baik dan pendiam.

Tidak hanya di rumah orangtua almarhum Lettu CPN Wisnu di Tambakaji saja yang dipenuhi karangan bunga, melainkan juga di rumah mertua almarhum yaitu di Jalan Gatot Subroto Rt 2 Rw 6 Kelurahan Kalipancur Kecamatan Ngaliyan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved