Berita Tegal
Kisah Seno Bocah Tegal Derita Tumor di Wajah Membutuhkan Uluran Bantuan: Malu Sekolah Diejek Teman
Seno (11) anak kedua dari empat bersaudara pasangan M.Rian dan Rasimah, sejak lahir terdapat memiliki benjolan kecil di pipi.
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Seno (11) anak kedua dari empat bersaudara pasangan M.Rian dan Rasimah, sejak lahir terdapat memiliki benjolan kecil di pipi.
Kini kondisi tersebut diketahui sebagai tumor dan semakin membesar.
Ayahnya bekerja hanya sebagai buruh nelayan yang pulangnya dua minggu sekali, bahkan kadang lebih dengan hasil yang tidak menentu.
• Rumah Mewah Rp 80 Miliar Milik Tukul Arwana Digerebek, Ada Apa?
• Honor Tukul Arwana Sekali Tampil Pernah Capai Rp 60 Juta Kali 2.000 Episode
• BREAKING NEWS: Pasien Positif di Boyolali Meroket Hari Ini, Kasus Pertama Balita Terinfeksi Corona
• Mobil Pengangkut Bansos Uang Tunai Rp 840 Juta Hangus Terbakar, Sebuah Ponsel Juga Ludes

Sedangkan ibunya tidak bekerja alias hanya sebagai ibu rumah tangga biasa.
Seno dan keluarga membutuhkan banyak biaya untuk pengobatan, sehingga dari pihak Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tegal mencoba membantu dengan membuka donasi bagi masyarakat yang ingin membantu Seno dan keluarganya.
Perlu diketahui, saat ini Seno duduk di bangku kelas 6 di SD Negeri Bongkok Kabupaten Tegal.
Seno dan keluarganya tinggal di sebuah rumah kayu yang terletak di Desa Bongkok RT 01 RW 005, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.
"Terakhir kami memeriksakan benjolan, saat Seno berusia 9 tahun di Rumah Sakit Umum Daerah Kardinah Kota Tegal.
Saat itu Seno dirujuk untuk operasi di RSUP dr Kariadi Semarang.
Seno harus menjalani operasi empatt kali untuk mengangkat jaringan tumor di pipi kirinya.

Mengingat kondisi ekonomi kami yang serba kekurangan, maka Seno hanya diberi obat-obatan herbal," ungkap M.Rian, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (9/6/2020).
Meskipun saat ini Seno telah memiliki Kartu Indonesia Sehat, diakui oleh sang Ayah, namun tidak semua biaya untuk pengangkatan tumor bisa dibiayai oleh kartu tersebut.
Kini benjolan dipipi kiri Seno semakin membesar, hingga membuat Seno terlihat kelelahan menahan beban dari benjolan tumor tersebut.
"Seno juga sempat enggan untuk bersekolah karena malu saat harus bergaul.
Tak jarang teman-temannya meledek sehingga membuatnya merasa minder," ujarnya.