Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Timnas Indonesia

Mantan Pelatih Timnas Ini Menangis Tiap Kali Mendengar Lagu Indonesia Raya

Mantan Pelatih Timnas Ini Menangis Tiap Kali Mendengar Lagu Indonesia Raya Dikumandangkan.

pssi.org
Mantan Pelatih Timnas Ini Menangis Tiap Kali Mendengar Lagu Indonesia Raya 

Mantan Pelatih Timnas Ini Menangis Tiap Kali Mendengar Lagu Indonesia Raya

TRIBUNJATENG.COM - Lagu kebangsaan Indonesia Raya melekat di hati mantan pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy.

Simon mengaku meneteskan air mata tiap kali mendengar lagu kebangsaan Indonesia Raya dinyanyikan.

Ia merasa memiliki ikatan yang kuat dengan Indonesia meski kini tak lagi menjadi juru taktik Garuda.

Dorce Malu Keinginannya Kerja Sebagai Sopir Raffi Ahmad Jadi Heboh Diketahui Banyak Orang

Dorce Mengaku Kekurangan Meski Punya Deposito Rp 3 Miliar, 3 Rumah dan 3 Mobil

Raffi Ahmad dan Boy Wiliam Bahas Ayu Ting Ting, Nagita: Sorry Gue Nggak Kenal

Ini Pembagian Pot dan Daftar Negara Peserta Piala Asia U16, Indonesia Diapit Tim-tim Kuat

Masa kerja Simon McMenemy sebagai pelatih timnas Indonesia terhitung singkat.

Pelatih asal Skotlandia itu baru diangkat sebagai juru taktik skuad Garuda pada 20 Desember 2018.

Sekitar 10 bulan kemudian, tepatnya pada 6 November 2019, PSSI memutuskan untuk memecat Simon McMenemy.

Rentetan hasil buruk timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 menjadi penyebab utama.

Seperti diketahui, timnas Indonesia di bawah asuhan Simon McMenemy selalu mendapat kekalahan ketika berlaga di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Meski hanya sebentar menjadi nahkoda skuad Garuda, Simon mengaku punya ikatan yang kuat dengan Indonesia.

Hal itu dirasakannya ketika kembali mendengarkan lagu Indonesia Raya setelah tak lagi menjabat sebagai pelatih timnas Indonesia.

"Saya ikut pertemuan (sekolah) anak saya, dia baru berumur tiga tahun. Dia ikut sekolah di Selandia Baru," ucap Simon dikutip dari kanal Youtube Bang Bes.

"Pertama mereka menyanyikan lagu nasional Selandia Baru dan kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya," tambahnya.

Ketika mendengar lagu kebangsaan Indonesia itu, Simon dipenuhi emosi dan langsung meneteskan air mata.

Mantan pelatih Bhayangkara FC itu mengaku teringat pada momen di mana dirinya masih menjadi pelatih timnas Indonesia dan dikelilingi oleh puluhan ribu suporter yang mendukungnya.

"Saya mulai terharu dan meneteskan air mata sebab terakhir kali saya dengar lagu Indonesia Raya saya punya 80 ribu orang di belakang saya yang berdiri di stadion," jelas Simon.

"Saya adalah pelatih yang mewakili negara (Indonesia). Tak banyak orang yang punya kesempatan seperti itu," imbuhnya.

Simon pun mengatakan bahwa kini dirinya selalu terharu setiap kali mendengar lagu Indonesia Raya.

Perasaan itu muncul karena lagu Indonesia Raya sudah berdiam dalam hatinya yang notabene merupakan warga negara Skotlandia.

Menurutnya, rasa haru itu tidak bergantung pada penampilan buruknya ketika membesut timnas Indonesia.

Pengalaman menjadi pelatih timnas secara tidak langsung telah menanamkan rasa cinta terhadap Indonesia dalam hatinya.

"Saya jadi sering terharu setiap kali saya dengar lagu kebangsaan Indonesia Raya."

"Orang (yang melihat) tidak mengerti kenapa orang kulit putih ini menyanyi Indonesia Raya. Lagu itu sudah nyantol di hati saya," tutur Simon.

"Tidak masalah saya bagus atau jelek dalam pekerjaan saya (pelatih timnas Indonesia). Terserah bagaimana orang menilai."

"Tapi lagu Indonesia Raya ada di hati dan membuat saya emosional setiap kali mendengarnya karena membawa saya langsung berdiri di pinggir lapangan dengan semua orang mendukung di belakang saya," tandasnya.

(*)

Video Nikmatnya Djintoel Jajanan Khas Kabupaten Tegal

Ustaz Malaysia Wan Dazrin Minta Maaf ke Orang Jawa Seusai Sebut Lathi Challenge Syirik Panggil Setan

Skema Pilkada Versi DPD Ini Dinilai Bisa Hemat Anggaran Hingga Rp 2 Triliun

Inilah Reaksi Relawan Gibran Jokowi Soal Penolakan Mundur Rival Achmad Purnomo di Pilwakot Solo

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved