Berita Viral
Viral Anggota DPRD Jember Rapat Paripurna Pakai Pelampung: Kami Khawatir Tenggelam
Viral aksi anggota DPRD Jember yang menggelar rapat paripurna dengan menggunakan rompi pelampung berwarna oranye, karena takut tenggelam.
TRIBUNJATENG.COM, JEMBER - Viral aksi anggota DPRD Jember yang menggelar rapat paripurna dengan menggunakan rompi pelampung berwarna oranye, karena takut tenggelam.
Dalam gambar yang beredar, Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto tampil berbeda dalam rapat paripurna pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Jember tahun anggaran 2019, Senin (8/6/2020).
Tak hanya David, anggota DPRD Jember lainnya yang memakai pelampung adalah Ketua Fraksi PDI Perjuangan Edy Cahyo Purnomo.
• Risiko Konflik di Laut China Selatan Menguat, ASEAN Harus Bersatu Lawan Tiongkok
• Petinju Putri Asal AS Mikaela Mayer Dinyatakan Positif Corona, Jadwal Pertarungan Top Rank Batal
• Mobil Pengangkut Bansos Uang Tunai Rp 840 Juta Hangus Terbakar, Sebuah Ponsel Juga Ludes
• Kabar Duka, Musisi Benny Likumahuwa The Rollies Meninggal Dunia
• Kecelakaan Pesawat Pengangkut BBM Papua, Pilot Terluka dan Dievakuasi ke Rumah Sakit
Alasannya sama, sebagai bentuk keprihatinan pada kebijakan Pemkab Jember.
“Mohon maaf kalau saya pakai pelampung, karena saya khawatir DPRD Jember ini sebentar lagi akan tenggelam,” kata David, saat membacakan LKPJ dalam rapat parpurna yang disiarkan secara daring.
Dia menyebut, alasan memakai pelampung tersebut untuk menyelematkan DPRD Jember.
David mengaku memakai pelampung sebagai bentuk keprihatinan terhadap kebijakan bupati dan Pemkab Jember yang dinilai ngawur.
Alasannya, pengadaan pelampung bagi nelayan dilakukan pada tahun 2018.
Kemudian, dibranding pada tahun 2019 dengan ditempeli foto Bupati Faida dan wakilnya, Abdul Muqiet Arif.
Kemudian, baru dibagikan pada tahun 2020, yakni menjelang pelaksanaan Pilkada 2020.
“Kalau tidak percaya kebijakan ini ngawur, silahkan ditanyakan pada penerima bantuan, penerima manfaat,” tegas dia.
Dia bertanya-tanya apakah keselamatan para nelayan terjamin dengan pelampung yang baru diberikan itu, atau sebaliknya.
Sebab, pelampung itu disimpan cukup lama, namun tidak segera diberikan pada nelayan.
David merasa prihatin dengan kondisi yang terjadi di lingkungan Pemkab Jember.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ketua-komisi-c-dprd-jember-memakai-pelampung-dalam-rapat-paripurna-di-gedung-dprd-jember.jpg)