Prakiraan Cuaca
BMKG Stasiun Maritim Semarang Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi Hingga Dua Hari ke Depan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meterologi Maritim Semarang mengeluarkan peringatan gelombang tinggi
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meterologi Maritim Semarang mengeluarkan peringatan gelombang tinggi di perairan laut jawa terutama di perairan Laut Jawa bagian tengah dan Perairan sebelah selatan pulau Kalimantan.
Peringatan itu berlaku dari tanggal 10 sampai tanggal 12 Juni 2020.
Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Maritim Semarang, Slamet Wiyono mengatakan gelombang tinggi ini karena adanya pola angin di Wilayah Indonesia bagian utara tang umumnya dari Tenggara sampai Barat Daya dengan kecepatan 3-20 knot.
• Menteri Erick Thohir Angkat Polisi Penangkap Tommy Soeharto Jadi Komisaris PT Bukit Asam
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, 3 Pelajar SMA Tewas Kecelakaan Tertabrak Truk, Ini Kronologinya
• Viral Teguh Harus Bayar Tagihan Listrik Rp 20 Juta, Sudah Protes PLN Tapi Tetap Harus Bayar
• Beredar Foto Kapal TNI AL KRI Usman Harun-359 Tempel Ketat Kapal Coast Guard China di Utara Natuna
Sedangkan di wilayah selatan Indonesia pola angin dari Timur -Selatan dengan kecepatan 3-25 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Banda bagian selatan dan Laut Arafuru bagian timur.
"Hal itu memyebabkan tinggi gelombang menjadi 1,25 Meter sampai 2,5 Meter di perairan Jawa Bagian tengah dan Perairan kalimantan bagian selatan," ujarnya.
Ia menghimbau agar para pelaut dan nelayan untuk memperhatikan resiko keselamatan dan batas aman dari kapal yang mereka gunakan untuk berlayar.
Menurutnya kapal nelayan berlayar dengan batas gelombang tidak melebih setinggi 1,25 meter dengan batas kecapatan angin sebesar 15 knot, Kapal Feri dengan batas gelombang 2,5 meter dan kecepatan angin 21 knot, dan Kapal ukuran besar yakni gelombanng lebih dari 4 meter dan kecepatan angin lebih dari 27 knot.
"Masyarakat yang berada di pesisir dihimbau untuk tetap selalu waspada terutama pada wilayah yangh berpeluang gelombang tinggi," pungkasnya.
Cuaca Ekstrem
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Indonesia.
Simak peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG yang diperkirakan terjadi pada Kamis (11/6/2020).
Dilansir BMKG, berdasarkan rilis yang diperbarui per Rabu (10/6/2020) pukul 12.31 WIB, disebutkan 13 wilayah Indonesia berpotensi mengalami cuaca ekstrem.
Diperkirakan, Bengkulu akan berpotensi hujan disertai kilat dan angin kencang atau puting beliung.
Dalam rilisnya, Deputi Bidang Meteorologi BMKG menyebutkan, daerah tekanan rendah/LPA di Filipina secara tidak langsung membentuk daerah belokan dan perlambatan kecepatan angin/konvergensi di Kalimantan Timur hingga Kalimantan Utara, di Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Tengah, dan di Kep. Aru hingga Maluku Utara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-foto-gelombang-tinggi.jpg)