Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sragen

Lapas Sragen Sediakan Ruang Isolasi 7x4 Meter Bagi Narapidana Baru

Lapas Kelas IIA Sragen sudah siapkan ruang isolasi bagi para narapidana pendatang baru.

Tayang:
Tribun Jateng/ Mahfira Putri Maulani
Para napi di Lapas Kelas IIA Sragen ketika melakukan Video call dengan sanak keluarganya. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Lapas Kelas IIA Sragen sudah siapkan ruang isolasi bagi para napi pendatang. Meski hanya memiliki satu ruang isolasi, tempat tidur napi tetap dibuat social distancing.

"Kami telah mempersiapkan satu ruang Isolasi Covid-19 dengan ukuran 7x4 meter."

"Ruang ini akan digunakan untuk mengisolasi tahanan minimal 14 hari," kata Kasi Pembinaan Nara Pidana dan Anak Didik Lapas Kelas IIA Sragen, Agung Hascahyo," Rabu (10/6/2020).

Agung panggilan akrabnya menyampaikan ruangan tersebut sudah difungsikan dan kini dihuni oleh dua napi pidana umum (Pidum) sejak satu pekan lalu.

Dua napi tersebut merupakan napi yang baru masuk satu pekan lalu dan telah memiliki surat keterangan bebas dari Covid-19.

"Jadi ruang isolasi ini bagi napi baru dan harus memiliki surat keterangan bebas dari Covid-19, baru boleh masuk lapas."

"Kini dihuni dua napi Pidum," kata Agung.

Agung menambahkan hal tersebut telah diatur dalam Surat Edaran dan MOU dengan kejaksaan agung.

Sementara itu menjalankan protokol kesehatan Covid-19 antar napi juga telah dilakukan sejak adanya asimilasi awal April lalu.

Satu kamar tahanan kini hanya dihuni lima napi, dimana sebelum ada asimilasi satu kamar bisa menampung 8-10 napi.

Napi di Lapas Kelas IIA Sragen kini tinggal 393, mereka terbagi di enam blok dimana satu blok terdiri dari 16 kamar yang dapat dihuni oleh sebanyak 60 napi.

"Kita sosial distancing dari dulu sudah dilakukan per kamar saja kini 5 napi yang dulunya bisa mencapai 8-10 napi," katanya.

Dirinya menyampaikan setiap kamar juga telah tersedia fasilitas cuci tangan yang dapat digunakan napi. Sementara untuk masker Agung menyampaikan tidak menyediakan.

"Lapas ini kan satu pintu warga binaan tidak keluar kemana-mana jadi tidak kita sediakan masker."

"Kunjungan juga sudah off dua bulan hanya video call, jadi kami sediakan masker bagi petugas kami saja," katanya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved