Breaking News:

Pemilu 2024

Syarat Parpol Bisa Usung Capres 2024 Bakal Diturunkan, Fadli Zon Usul 0 Persen

Salah satu isu menarik dalam rencana revisi UU Pemilu ini adalah kembali dibahasnya presidential threshold (PT) atau syarat parpol bisa usung capres

Editor: m nur huda
kompas.com / Ihsanuddin
Ilustrasi DPR - 335 Anggota DPR dan DPD dilaporkan tak hadiri Sidang Paripurna MPR hari ini, Rabu (2/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan segera membahas revisi UU Pemilu yang nantinya akan digunakan dalam Pemilu 2024.

Salah satu isu menarik dalam rencana revisi UU Pemilu ini adalah kembali dibahasnya presidential threshold (PT) atau syarat parpol bisa mengusung capres-cawapres.

Saat ini syarat bagi parpol untuk bisa mengusung capres-cawapres adalah harus memiliki minimal 20 persen suara di DPR. Beberapa partai meminta agar angka PT 20 persen itu dipertahankan. Namun banyak pula yang mengusulkan agar PT itu diturunkan ke angka 10 persen, bahkan kalau perlu dijadikan 0 persen.

Maskapai Lion Air Jadwalkan Penerbangan Penumpang Domestiknya Hari Ini, Ini Syaratnya Bagi Penumpang

Dampak Mengerikan Jika China dan AS Perang di Laut China Selatan, Ini Kata Pakar Militer

Kisah Cinta Qory Sandioriva dan Shah Rei Sukardi, Beda Usia 19 Tahun Langsung Punya 5 Anak

Viral Keluarga Jenazah Corona Jemput Paksa dari RS di Surabaya & Buka Peti, Petugas Dibuat Ketakutan

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon, salah satunya yang mengusulkan agar PT dijadikan 0 persen.

Menurutnya, PT 0 persen merupakan langkah yang terbaik. 

”Seharusnya presidential threshold itu 0 persen, kalaupun harus diturunkan misalnya 10 persen lah maksimum," kata Fadli dalam diskusi virtual bertajuk 'Menyoal RUU Tentang Pemilu dan Prospek Demokrasi Indonesia', Selasa (9/6/2020).

Menurut Fadli, presidential threshold 20 persen seperti saat ini terkesan membatasi hak dipilih seseorang.

Sebab, dengan ambang batas 20 persen hanya akan memunculkan maksimal tiga pasangan calon.

"Dengan 20 persen presidensial threshold ya cuma beberapa orang yang bisa di situ. Saya kira maksimum tiga pasangan bahkan akan selalu dibuat dua pasangan," ucap Fadli.

"Saya kira sulit kita untuk mendapatkan satu kandidat yang kita harapkan menjadi orang yang terbaik memimpin bangsa dan negara kita ini," imbuhnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved