Berita Solo
Malapetaka Benang Layangan, Begini Reaksi Polisi Setelah Ada Kasus Pemotor Tewas Urat Leher Putus
Buntut kecelakaan tunggal yang menewaskan pemotor Kawasaki Ninja YBS (21) karena terjerat benang layangan putus di Jalan Tangkuban Perahu Solo
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Seorang pemotor tewas setelah leher tersayat benang layang-layang di Solo.
Buntut kecelakaan tunggal yang menewaskan pemotor Kawasaki Ninja YBS (21) karena terjerat benang layangan putus di Jalan Tangkuban Perahu Solo menjadi perhatian polisi.
Menurut Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Afrian Satya Permadi, saat ini adanya kasus benang layangan putus di jalanan membahayakan tersebut akan diperhatikan.
• Lihat Polisi Diserang di Pinggir Jalan, Pria Ini Bukannya Bantu Malah Berfoto Selfie
• 40 Hari Meninggalnya Didi Kempot, Yan Vellia Gelar Pengajian di Solo Malam Ini, Undang Gus Miftah
• Lebih dari 3 Ribu Orang Indonesia, Vietnam dan Filipina Pindah Jadi Warga Negara Taiwan
• Pencairan Insentif Kartu Pra Kerja Lamban, Fitur Ganti Rekening Bermasalah, Ini Jawaban Admin
Terlebih kejadian kecelakaan Kamis (11/6/2020) yang dialami YBS warga Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari di depan kantor Pos Mojosongo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres itu membuat pengendara tersayat lehernya dan tewas.
"Kalau ada benang di jalan akan kita bersihkan," papar dia kepada TribunSolo.com, Jumat (12/6/2020).
Adapun polisi menyatakan kecelakaan yang YBS (21) tewas di Jalan Tangkuban Perahu Solo adalah laka tunggal.
Afrian menekankan, pihaknya sudah mendalami dan olah TKP kejadian kecelakaan Kamis (11/6/2020) yang dialami YBS warga Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari di depan kantor Pos Mojosongo, Kecamatan Jebres itu.
Dari hasil olah TKP yang dilakukan petugas kepolisian, sudah dipastikan keterangan saksi dengan kejadian di lapangan.
"Olah TKP tadi melihat situasinya dan saksinya," jelasnya.
"Merupakan laka tinggal," kata Kompol Afrian.
Dia menambahkan, kejadian ini menjadi perhatian di mana petugas di lapangan untuk menelusuri adanya benang yang membahayakan sehingga menyebabkan pengendara meninggal dunia.
"Kemarin malam kami sudah telusuri juga, kami koordinasikan dengan Satpol PP," terang dia.
Sebelumnya petugas Satlantas Polresta Solo melakukan olah TKP kejadian pukul 09.30 WIB.
Mereka datang menggunakan satu mobil lalu lintas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.
Petugas juga melakukan wawancara dengan saksi warga sekitar yang melihat kejadian tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tewas-terlililit-benang-layangan.jpg)