Berita Salatiga
Hanya Lima Ojol Penuhi Undangan, Rapid Test Dishub Salatiga Sepi Peminat
Hanya ada lima orang yang datang memenuhi undangan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga untuk mengikuti tes rapid corona.
Penulis: M Nafiul Haris | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Hanya ada lima orang yang datang memenuhi undangan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga untuk mengikuti tes rapid corona.
Ketidakhadiran mitra kerja Dishub tersebut diduga karena takut.
Kepala Dishub Kota Salatiga Sidqon Effendi mengaku mengundang 50 juru parkir, 40 sopir angkot, 10 sais dokar, 40 tukang becak dan 60 pengemudi ojol untuk mengikuti rapid test.
• Isi Pesan 3 Status Whatsapp Viral Video Ibu Cekik Bayinya Agar Dibaca Pacar
• Viral Ibu Cekik Bayinya Berusia 8 Hari, Videonya Dipasang di Status Whatsapp Agar Dilihat Sang Pacar
• Akal Bulus Hadi Guru SMP Bergaya Fotografer Perdayai 25 Wanita Foto Tanpa Busana dan Disetubuhi
• Ariyanto Pria Tulen Dinyatakan Reaktif Hamil oleh Tim Medis Karantina Seusai Ikut Rapid Test Corona
"Namun, dari daftar hadir, terpantau tidak sampai lima pengemudi ojol yang memenuhi undangan dan menjalani rapid test."
"Mungkin, ketidakhadiran pengemudi ojol mengikuti rapid test gratis tersebut karena takut," jelasnya, Jumat (12/6/2020) dalam keterangan tertulis.
Petugas kesehatan menunggu selama pelayanan yang dijadwalkan dimulai pukul 08.00 hingga pukul 10.00.
Namun, peserta yang didaftar ikut tes rapid tak kunjung datang hingga penutupan.
Akhirnya, sekitar 25 petugas dari Dinas Kesehatan Kota Salatiga yang berpakaian lengkap sesuai protokol tenaga medis itu pun menutup kegiatan dan melepas APD yang dikenakan.
Sidqon sangat menyayangkan ketidakhadiran pengemudi ojol yang dirasa kurang memiliki kesadaran akan pentingnya mengikuti rapid test.
"Dishub Kota Salatiga sudah mengupayakan dan membujuk pengemudi ojol tersebut dengan menghubungi melalui sambungan telepon."
"Karena menurut kami, masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang aman."
"Namun, hingga pelayanan berakhir mereka tidak datang," ucapnya.
Lebih lanjut, Dishub Salatiga menyelenggarakan rapid test massal untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19 melalui transportasi umum.
Diharapkan, semua penyedia jasa angkutan dalam keadaan sehat dan tidak terpapar Covid-19 sehingga pengemudi dan calon penumpang merasa nyaman dalam beraktifitas.
"Namun sayang, upaya meningkatkan pelayanan dari sisi transportasi supaya masyarakat tidak ada rasa waswas atau khawatir dalam menggunakan jasa transportasi itu, kurang mendapat sambutan dari pengemudi ojol," papar Sidqon.
(ris)
• Pasar Minggon Purwokerto Belum Mulai Masuk New Normal
• Pentas Kolosal Rampak Gimbal di Wonosobo Batal Digelar Bikin Duka Seniman
• Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Mbah Anah Meninggal Saat Rumah yang Dihuni 10 Jiwa Terbakar
• TERBARU Dita Karang Secret Number, Ada Jasa Besar Jinny di Karirnya Hingga Keturunan Bangsawan Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rapid-test-dishub-salatiga-sepi-peminat.jpg)