PKM Semarang
Warga Mulai Padati Pusat Kegiatan di Kota Semarang
Seiring pelonggaran terhadap aktivitas olahraga di Kota Semarang, beberapa fasilitas publik mulai diserbu pengunjung.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seiring pelonggaran terhadap aktivitas olahraga di Kota Semarang, beberapa fasilitas publik mulai diserbu pengunjung.
Di antaranya di Taman Indonesia Kaya dan Gor Tri Lomba Juang (TLJ).
Kedua pusat kegiatan masyarakat tampak diisi berbagai aktivitas olahraga mulai dari lari hingga senam, Minggu (14/6/2020) pagi.
• Viral Saat Polisi Evakuasi Ayla Kecelakaan di Jurang, Ditemukan Mayat Wanita di Dalam Datsun Silver
• Niat Baik Beri Tahu Dompet Jatuh, Pria Asal Sleman Ini Malah Dituduh Mengambil Uang
• Pencairan Insentif Kartu Pra Kerja Lamban, Fitur Ganti Rekening Bermasalah, Ini Jawaban Admin
• Profil AT Mahmud Penggubah Lagu Balonku Ada Lima, Ciptakan Puluhan Lagu untuk Anak-anak Indonesia
Di antara pengunjung, Erika (21) dan Erina (21) yang mengaku turut mengikuti kegiatan senam di jalan Menteri Supeno, Mugassari mengungkapkan dirinya merasa senang dapat kembali beraktivitas di kawasan tersebut.
Hal itu lantaran menurutnya, selama pandemi Covid-19 dirinya tidak banyak aktivitas di luar rumah sehingga sangat merindukan tempat yang menjadi rutinitasnya dalam berolahraga itu.
"Biasanya di rumah, ini baru mulai keluar.
Saya senang bisa mulai olahraga lagi di sini.
Semoga pandemi cepat berakhir, supaya bisa beraktivitas kembali," ungkap Erika.
Di kawasan lainnya, Gor TLJ juga tampak ramai warga dengan pakaian olahraga dan masker.
Di luar gerbang, warga tampak bergantian mencuci tangan di tempat yang telah disediakan.
Warga lantas berbondong-bondong masuk untuk melakukan aktivitas masing-masing.
Sementara di luar tampak pengunjung melakukan aktivitas senam.
"Di sini saya mengajak masyarakat senam dengan tetap memerhatikan protokol.
Saya menginisiasinya dengan membawa speaker tape sendiri," ujar seorang pengunjung yang merupakan dosen FKM Undip, Suroto, sembari menunjukkan speaker tape yang ia bawa.
Suroso memaparkan, dirinya mulai kembali beraktivitas di kawasan tersebut sejak sabtu (13/6/2020).