Berita Solo
DP3APM Solo Sambangi Pusat Perbelanjaan Sosialisasikan Pencegahan KDRT
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Solo menyambangi pusat perbelanjaan
Penulis: Agus Iswadi | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Solo menyambangi pusat perbelanjaan mensosialisasikan pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Rabu (17/6/2020).
Selain melakukan sosialisasi, DP3APM turut membagikan masker dan mengedukasi masyarakat terkait protokol pencegahan virus covid-19.
Berdasarkan data yang dihimpun Tribunjateng.com dari Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak Solo (UPT PTPAS) mulai Januari hingga Mei 2020 terdapat tujuh kasus KDRT terhadap perempuan dan lima kasus KDRT terhadap anak.
• Detik-detik Nenek di Semarang Loncat ke Sumur Bawa Foto Cucu dan Almarhum Suami, Berakhir Begini
• Mutasi Polri, AKP Arfian Riski Dwi Wibowo Jadi Kasatlantas Polres Pemalang Gantikan AKP Harman
• Isi Curhat Istri dan Borok PNS Main Serong Teman Kerja dalam Mobil, Sering Gonta-ganti Cewek
• Inilah Sosok Mantan Istri Dory Harsa, Beredar Foto Pernikahan Hingga Cerita Almarhum Didi Kempot
Sedangkan pada 2019, terdapat sebanyak 17 kasus KDRT terhadap perempuan dan 15 kasus terhadap anak.
Kabid Pemberdayaan Perempuan DP3APM Kota Solo, Selfi Rawung menyampaikan, saat ini sosialisasi dilakukan di Pusat Grosir Solo, Pasar Klewer dan Benteng Trade Center.
Beberapa hari kedepan sosialisasi juga akan menyasar para pedagang di sejumlah pasar tradisonal.
Menurutnya, sektor ekonomi yang terdampak akibat pandemi virus covid-19, juga turut berimbas terhadap adanya tindakan KDRT.
"Kehilangan pekerjaan, kemarin bekerja sekarang tidak bekerja. Itu turut mempengaruhi. Kita berupaya melakukan pencegahan," katanya kepada Tribunjateng.com di sela sosialisasi, Rabu (17/6/2020).
Masyarakat dapat melaporkan adanya tindakan KDRT baik terhadap anak, istri dan suami kepada UPT PTPAS yang siap menangani korban.
Sementara itu, pihaknya kini telah berupaya memberdayakan perempuan dengan memberikan semacam pelatihan usaha kuliner.
"Saat ini kami juga fokus meningkatkan pendapatan ekonomi para perempuan maupun keluarga tidak mampu dan rentan dengan memberikan pelatihan," pungkasnya. (Ais).
• Update Virus Corona Kota Semarang Terbaru, Pedurungan Tertinggi dan Mijen Terendah
• Alfian Siswa SMP Tewas Dililit Ular Piton Raksasa 7 Meter, 2 Teman Berusaha Bantu Lepas Tapi Gagal
• Live Streaming Tribun Forum Bersama Wali Kota Semarang dan Plossa, Tahun Ajaran Baru Era New Normal
• Strategi Pemprov Jateng Bantu UMKM Bangkit di Tengah Pandemi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dp3apm-kota-solo-saat-melakukan-sosialisasi-di-pusat-perbelanjaan-rabu-1762020.jpg)