Berita Jawa Tengah

Demi Sepatu Keren Seharga Rp 400 Ribu, Residivis Ini Nekat Beraksi Lagi Curi Motor di Kebumen

Dinginnya dinding penjara tidak membuat residivis pencuri motor ini kapok melakukan kejahatan di Kabupaten Kebumen.

Polres Kebumen
Jajaran Polres Kebumen bekuk residivis motor yang telah tiga kali keluar masuk penjara. Selain tersangka polisi juga menyita unit sepeda motor. 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Dinginnya dinding penjara tidak membuat residivis ini kapok melakukan pencurian sepeda motor (curanmor) di Kabupaten Kebumen.

Residivis berinisial JE (25) telah tiga kali masuk penjara atas kasus yang sama.

Keempat kalinya, dia kembali mencuri sepeda motor Honda Beat milik warga Desa Tambakmulya Kecamatan Puring yang terpakir di depan rumah.

Anggota DPRD Ditangkap Bersama Seorang Wanita di Hotel, Diduga Gelar Pesta Narkoba

Inilah 10 Kota di Jawa Tengah dan Kota-kota Lain Yang Bisa Melihat Gerhana Matahari Cincin Besok

Ahmad Dhani: Wabah Virus Corona seperti yang Diceritakan Teman di LP Cipinang

10 Tahun Vakum, Sarah Azhari Sering Dapat DM Foto Seksi dari Netizen Tak Dikenal

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, mengatakan JE melakukan aksinya pada (18/10/2019) lalu pada pukul 20.30.

Rupanya tersangka tertangkap jajaran Polres kebumen Selasa (16/6) lalu.

Tersangka tidak berkutik saat ditangkap jajaran Polres Kebumen.

"Tersangka ditangkap sekira pukul 21.30 Wib di daerah Desa Kaleng Puring," tuturnya dari rilis humas Polres Kebumen, Sabtu (20/6/2020).

AKBP Rudy mengatakan modus yang dilakukan pelaku adalah merusak lubang kunci menggunakan kunci leter T yang telah disiapkan sebelumnya.

Tersangka mengaku kembali melakukan aksinya lantaran ingin membeli sepatu seharga Rp 400 ribu.

"Ia mencuri karena ingin membeli sepatu keren seharga 400 ribu," tutur dia.

Ia mengatakan tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUH Pidana tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Berdasarkan data Kepolisian, tersangka memulai kejahatan, sebagai spesialis pencurian kendaraan bermotor sejak tahun 2017 dan terakhir bebas pada bulan Agustus tahun 2019.

"Kami himbau kepada masyarakat Kebumen untuk tetap waspada.

Sebaiknya memarkir kendaraan di tempat yang aman dan mudah diawasi.

Kejahatan terjadi karena kesempatan," pungkasnya. (rtp)

Video Kecelakaan Tunggal di Jatingaleh Semarang, Korban Meninggal

Pria Ini Terekam Berhubungan Seks dengan Motor, Sang Nenek: Kepalanya Terbentur saat Masih Kecil

Sosok PNS Pertama di Indonesia Pemilik NIP 010000001 Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Setelah Potong Kemaluan Ayahnya, Wanita Ini Mengaku Bisa Tidur Nyenyak

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved