Berita Kendal
Pasangan Suami Istri Kendal Kembangkan Budidaya Pembibitan Benih Lele hingga Lele Bumbon
Berawal dari hobi membudidaya benih ikan lele sejak 5 tahun lalu, nampaknya membuat inovasi M. Ali Ridho (34) muncul.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Berawal dari hobi membudidaya benih ikan lele sejak 5 tahun lalu, nampaknya membuat inovasi M. Ali Ridho (34) muncul.
Dorongan untuk melakukan hal yang baru dalam diri warga Desa Kangkung Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal ini memunculkan sebuah inovasi dalam olahan ikan lele, dengan sebutan Lele Bumbon.
Saat ditemui di kediamannya, laki-laki 34 tahun ini menceritakan, ide lele bumbon sendiri datang seketika di tengah kesibukannya membudidayakan benih lele yang saat itu ia geluti.
• Viral Video Saiful Bahri Remaja Menikahi 2 Wanita Sekaligus, Tepuk Tangan Tamu Riuh Saat Akad Nikah
• Viral Video Anggota Yonif Para Raider Tempeleng Jambret Sampai Pipis di Celana
• Kronologi Camat Ungaran Barat Meninggal Dunia, Tiba-tiba Tubuhnya Tegang dan Memegang Dada
• Lagi, Anggota KKB Papua Menyerah dan Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi NKRI
Melihat banyaknya masyarakat yang mulai membudidayakan lele dengan metode yang sederhana, Ali pun berinovasi mengolah lele segar siap goreng.
Olahan lelenya ia sebut dengan nama lele bumbon atau lele siap goreng (lesigo).
"Ide dari saya sendiri, saya ternak benih lele dan saya jual ke orang.
Untuk olahan lele ini saya ambil dari teman setelah dibesarkan siap makan, kita olah menjadi lele bumbon," terang Ali di Kendal, Senin (22/6/2020).
Lele bumbon sendiri merupakan lele segar yang sudah dibersihkan dari kotorannya serta dibalut dengan bumbu dapur. Sang peracik bumbu adalah Rizka Munta Shofillai (31) istri Ali sendiri.
Tak rumit, dalam pengolahan lele bumbon Pak Ali ini hanya membutuhkan beberapa menit saja. Warga yang memesan dengan cara mendadak pun tetap akan dilayani dengan cepat.
Kata Ali, untuk mempermudah pengolahan, sang istri biasanya menyiapkan bumbu racik yang terdiri dari tumbar, garam, bawang putih, dan kunyit dengan cara dihaluskan.
Stok bumbu ini akan disimpan dalam wadah untuk kebutuhan pesanan lele bumbon yang datang kapan pun.
Saat pesanan datang, Ali biasanya mengambil stok lele segar yang ada di kolamnya.
Lele-lele tersebut dimasukkan ke dalam ember serta ditaburkan sedikit garam.
Metode ini diyakini mampu membunuh lele dengan cepat serta mampu membuang lendir yang ada pada ikan lele tersebut.
"Ini salah satu kegunaan garam, bisa membuang lendir lele agar keset, tidak licin. Nantinya berdampak pada kualitas ikan lele itu sendiri," ujarnya.