Virus Corona Jateng
Gencarnya Rapid Test dan Swab Pemprov Jateng Menguak Jumlah Orang Tertular Corona Lebih Banyak
Yulianto menyebut, bertambahnya kasus corona ini tidak lepas dari banyaknya temuan kasus oleh pihak dinas kesehatan.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo menyebut saat ini pihaknya terus melakukan rapid test dan swab secara massal di berbagai titik di Jawa Tengah.
Beberapa yang menjadi sasaran tea covid-19 ini antara lain pasar tradisional, swalayan, mall, dan pabrik industri.
Bahkan pada Juli mendatang, ditargetkan sudah ada 120.000 tes covid-19.
• Samuel Tecco Anak Buah John Kei Akhirnya Menyerahkan Diri, Ini Perannya Saat Serang Rumah Nus Kei
• Jual Beli Mobil Baru dan Bekas Semarang Murah Berkualitas, Rabu 24 Juni 2020
• Info Pemeliharaan Jaringan Listrik PLN ULP Karanganyar, Kamis 25 Juni 2020
• Baim Wong Trending Dihujat Netizen +62 Gara-gara Beri Ucapan Selamat Ultah ke Jokowi: Munafik!
"Untuk jumlah rapid test di Jawa Tengah kita sudah melakukan lebih dari 73 ribu test massal dan demikian juga dengan swab test, kita sudah melakukan lebih dari 47 ribu test," kata Yulianto kepada Tribunjateng.com, Rabu (24/6/2020).
Sekedar informasi, angka kasus corona di Jawa Tengah hingga Rabu sore, melonjak cukup tajam.
Jika pada hari sebelumnya total ada 2.864 kasus, pada Rabu ini jumlah kasus corona ada di angka 3.349.
Dikutip dari www.corona.jatengprov.go.id, saat ini ada 1.639 pasien positif corona yang dirawat.
Jumlah ini melonjak lebih dari 300, sebab pada hari sebelumnya ada 1.315 pasien positif corona yang dirawat.
Kemudian untuk pasien yang sembuh, pada Rabu ini tercatat 1.455 pasien sembuh.
Naik dari hari sebelumnya sebanyak 1.309 pasien.
Sementara untuk jumlah pasien positif corona yang meninggal totalnya sejauh ini mencapai 255 kasus.
Adapun untuk kasus (Pasien Dalam Pengawasan) PDP, total kasusnya mencapai 8.123 kasus.
Saat ini jumlah kasus dirawat karena PDP sebanyak 960 pasien, 6.047 sembuh, dan 1.16 dinyatakan meninggal dengan status PDP.
Untuk kasus Orang Dalam Pantauan (ODP), di Jawa Tengah saat ini jumlahnya sebanyak 47.523 kasus.
Rinciannya, 1.304 berstatus dalam pemantauan, dan 46.228 selesai pemantauan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-coronadfd.jpg)