Berita Internasional
Gowes Jadi Tren di Italia, Pemerintah Beri Insentif Warga yang Membeli Sepeda
Bersepeda nampaknya sedang menjadi tren di berbagai belahan dunia. Tak hanya di Indonesia, di negara Eropa yakni Italia saat ini tengah mengalami lonj
TRIBUNJATENG.COM, ITALIA - Bersepeda nampaknya sedang menjadi tren di berbagai belahan dunia. Tak hanya di Indonesia, di negara Eropa yakni Italia saat ini tengah mengalami lonjakan penjualan sepeda sejak pemerintah mengakhiri penguncian virus corona baru.
Orang memilih menghindari transportasi umum. Selain itu menanggapi insentif pemerintah untuk membantu lingkungan.
Sekitar 540.000 sepeda telah terjual secara nasional sejak toko-toko di seluruh negeri buka kembali pada awal Mei tahun ini, menurut Ancma, asosiasi sepeda Italia dilansir dari laman kontan.
• Mengintip Kekayaan John Kei, Rumah dan Mobil Harga Miliaran, Berseteru karena Masalah Tanah
• Berita Lengkap Mbah Kung Kakek Sugiono Indonesia Ungkap Rahasia Digemari Cewek Cantik
• Cewek Cantik Seperti Apa yang Didekati Mbah Kung? Bukan Anak Teman, Bukan Istri Orang
• Mbah Kung Kakek Sugiono Indonesia Asli Surabaya Ngekos di Semarang
Angka itu melonjak 60 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu.
Untuk menjauhkan orang dari metro dan bus serta mengurangi kemacetan lalu lintas, Pemerintah Italia menawarkan insentif hingga € 500 atau sekitar US$ 562,7 untuk penduduk kota yang membeli sepeda konvensional atau sepeda listrik.
Subsidi yang Pemerintah Italia berikan mulai 4 Mei sampai akhir tahun itu telah mempercepat penjualan sepeda, bahkan di toko-toko kecil stok tidak tersedia.
"Mungkin telah menjadi bulan yang luar biasa untuk pasar e-sepeda," kata Gian Franco Nanni, Chief Executive Officer Askoll, produsen sepeda dan skuter listrik, Selasa (23/6), kepada Reuters.

"Kami telah melihat pertumbuhan tiga digit dalam pesanan dibandingkan dengan tahun lalu," ujarnya.
Dengan lebih dari 34.600 kematian, Italia memiliki korban meninggal akibat virus corona tertinggi keempat di dunia.
Dan, pihak berwenang telah memperingatkan risiko infeksi masih tinggi di tempat-tempat ramai.
Pemerintah Italia menyiapkan € 120 juta untuk insentif sepeda, dan akan menyediakan lebih banyak dana jika diperlukan.
Penggunaan sepeda secara tradisional populer di kota-kota Utara Italia di kawasan Lembah Po, seperti Bologna dan Parma.
Tetapi sekarang, juga menjamur di kota-kota Selatan.
"Kami telah menjual lebih dari 50 sepeda sejak kami buka kembali," kata Simone Lazzaretti, pemilik toko sepeda "Lazzaretti" di Roma, tempat sepeda tidak pernah benar-benar menarik perhatian sebagai sarana untuk berkeliling kota.
"Kami telah menjual semua model dengan pedal yang lebih murah dan hanya tersisa yang top-of-the-range, yang harganya sekitar € 2.500," ujar dia kepada Reuters.