Wabah Virus Corona
Seorang Perawat di Surabaya Meninggal karena Covid-19, Bayi yang Baru Dilahirkan Juga Positif Corona
Seorang perawat di Surabaya meninggal setelah terinfeksi Covid-19. Perawat bernama Vivitra Wallada ini juga baru saja melahirkan seorang bayi 4 hari y
Jika antibodi tersebut tidak muncul, padahal pasien tersebut positif COVID-19 otomatis pasien tersebut tidak punya ketahanan tubuh terhadap virus yang masuk.
"Ini menunjukkan bahwa orang punya resiko seperti hamil, hipertensi, diabet, itu rapid testnya sering negatif karena tidak ada immunoglobulin. Ini yang paling berbahaya," ucapnya.
Ibu Hamil 28 Minggu Meninggal
Di Kota Malang, seorang ibu yang tengah hamil 28 minggu meninggal dunia setelah terkonfirmasi COVID-19.
Hasil pemeriksaan dokter menyebut pasien itu mengalami gagal jantung dan sesak nafas akibat tertular SARS-CoV-2.
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kota Malang, Husnul Muarif menerangkan, pasien tersebut tinggal di kawasan Jalan Setiabudi Dalam, Kecamatan Klojen.
Si wanita pertama kali masuk rumah sakit (RS) Lavallete pada 13 Juni 2020.
"Perempuan berusia 31 tahun. Pertama kali masuk Kamar Pinere (RS Lavallete) pada 13 Juni," ucap Husnul, Selasa (22/6/2020).
Setelah menjalani perawatan selama lima hari atau 18 Juni 2020, kata Husnul, perempuan tersebut dinyatakan meninggal karena mengalami gagal jantung dan sesak napas.
"Hasil swab yang keluar pada 14 Juni menunjukkan positif virus corona," jelasnya.
Tim tracing Satgas COVID-19 Kota Malang menjadwalkan pemeriksaan kepada enam orang yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien.
“Pemeriksaan dijadwalkan Senin dan Selasa,” terangnya.
Pemkot Malang melaporkan, 91 orang positif virus corona dirawat dan menjalani isolasi.
Jumlah tersebut terus mengalami peningkatan sejak Kota Malang menghentikan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan memutuskan masuk era kenormalan baru. Total penambahan mencapai 98 kasus.
Sementara PDP yang menjalani perawatan berjumlah 106 orang. Selain itu, orang dalam pantauan (ODP) mengalami penambahan satu orang menjadi 47 orang.(*)