Berita Internasional
Heboh 107 Warga Tewas Tersambar Petir, Puluhan Orang Luka-luka
Setidaknya terdapat 107 orang yang tewas akibat tersambar petir di bagian utara dan timur India pada Kamis (25/6/2020) menurut laporan pejabat setempa
Insiden Minggu siang (21/6) masih terngiang di benak Nisro, warga Dusun Tlaga Lele Desa Slatri Kecamatan Karangkobar Banjarnegara.
Ia bersama 5 warga lain, termasuk dua anaknya mengalami musibah yang akan diingat seumur hidupnya.
Mereka yang masih memiliki ikatan keluarga itu tersambar petir saat beristirahat di kebun.
Suasana duka masih menggelayuti rumahnya.
Raut Nisro pun masih diliputi kesedihan.
Sesekali ia mengelus kakinya yang masih pegal.
Tetapi sakit di kakinya tak seberapa di banding rasa luka akibat kehilangan anak tercinta.
Putra keduanya, Irfangi (17), telah meregang nyawa. Nisro masih ingat betul kata-kata terakhir yang terlontar dari bibir putranya.
Siang itu, ia bersama dua putra dan kerabatnya menebang pohon Albasia di kebun tak jauh dari desa.
Pohon kelima belas selesai ditebang. Ia mengajak rombongannya istirahat hingga letih hilang.
Mereka duduk berdekatan di atas lahan. Langit desa dilihatnya telah menghitam. Tetapi hujan belum terburu turun. Tak ada kilat menggaris di langit.
Karenanya mereka santai saja meneruskan obrolannya.
Tak dinyana, maut sedang mengintai mereka.
Belum selesai ia "melinting" tembakau, petir tiba-tiba langsung menyambar.
Ia tak melihat ada kilatan cahaya. Hanya ia mendengar dentuman sangat keras.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-petir-3.jpg)