Wabah Virus Corona
Sakit Perut Setelah Santap Mi Instan, Nenek Aromi Dinyatakan Positif Corona, Ini Kronologinya
Mungkin baru sebagian yang diketahui tentang virus tersebut, sehingga tak heran jika terjadi kasus mengejutkan
TRIBUNJATENG.COM - Banyak yang belum diketahui tentang virus corona baru, sementara penelitian terus dilakukan.
Mungkin baru sebagian yang diketahui tentang virus tersebut, sehingga tak heran jika terjadi kasus mengejutkan.
Seperti yang menimpa seorang nenek berusia 55 tahun, asal Gresik Jawa Timur.
• Sembuh dari Covid-19, K Pulang Jalan Kaki ke Rumahnya Sejauh 8 Km, Ini Sebabnya
• Ayah dan Anak Penambang Mendadak Kaya, Temukan 2 Batu Permata Senilai Rp 42,5 Miliar
• Viral Ratusan Warga Ambon Cegat Ambulans, Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19
• Berikut Identitas Korban Kecelakaan di Tol Solo-Semarang, Sopir Meninggal Dunia
Nasib aneh dan kurang beruntung menimpa nenek Aromi yang tiba-tiba dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19) usai makan mi instan.
Dari pengakuannya nenek asal Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik itu sempat mengalami diare atau sakit perut sebelumnya, usai menyantap habis mi instan.
Cerita berawal ketika Aromi hendak makan untuk sahur, lantaran nasi sudah habis ia pun terpaksa memilih mi instan sebagai menu makannya.
Sayang tak berselang lama usai menyantap mi instan, Aromi justru merasa sakit perut yang tak tertahankan yang membuatnya memutuskan pergi ke puskesmas siang harinya.
Di Puskesmas, nenek Aromi didiagnosis mengalami infeksi lambung.
Saat dirapid test juga hasilnya reaktif, sehingga petugas medis di sana merujuk Aromi ke RSUD Ibnu Sina Gresik.
Sesampainya di rumah sakit, Aromi langsung mendapatkan perawatan dan diberikan beberapa obat.
"Setelah saya minum obat, nafsu makan saya sangat banyak," kata Aromi seperti dikutip dari Sindonews.com, Jumat (26/6/2020).
Ia juga belum diperbolehkan pulang karena hasil tes Swab menunjukan positif setelah 14 hari mendapatkan perawatan.
Hampir setiap hari Aromi diberikan obat dari dokter, sampai akhirnya ia dinyatakan negatif Covid-19 usai dua kali tes Swab selama 37 hari perawatan.
Melihat kejadian tersebut memang tidak diketahui mengapa nenek Aromi bisa terinfeksi virus corona usai makan mi instan.
Namun belakangan para ahli menunjukan gejala virus corona pada pasien positif Covid-19 di Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/petugas-dinkes-kota-semarang-menunjukan-alat-swab-test-saat-pemeriksaan-di-paragon-mall.jpg)