Berita Semarang
Mengintip Pasar Sehat di Kota Semarang Agar Masyarakat Tak Takut Covid-19
Pasar Pedurungan menjadi salah satu percontohan pasar sehat di Kota Semarang.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: galih permadi
Sementara, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, konsep pasar sehat sebenarnya tidak hanya diterapkan di Pasar Pedurungan saja.
Semua pasar sudah tersosialisasikan hal itu.
Hanya saja, di Pasar Pedurungan ini lebih optimal lantaran sebagian lapak-lapak telah diberi pembatas mika yang merupakan bantuan dari pihak ketiga.
"Kalau kita ngomong new normal, maka standar SOP kesehatan harus jadi catatan utama.
Seperti pasar Pedurungan, kami dibantu BRI, pedagang dibantu face shield.
Lapak-lapak diberi batas pakai mika. Itu untuk mengurangi peredaran virus," terang Hendi, sapaannya.
Dia menekankan, SOP kesehatan di antaranya memakai masker, menjaga jarak, dan menjaga kebersihan adalah hal utama saat warga melakukan aktivitas seperti biasa di tengah pandemi.
Lebih lanjut, di tengah pandemi, dia meminta masyarakat tak usah bermimpi menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan puluhan ribu masyarakat.
"Seperti konser musik. Saya rasa konser bisa dijalankan dengan SOP kesehatan.
Misal, kapasitas 1.000, kita kasih 400 orang, itu bisa tetap berjalan. Tidak usah ngimpi kruntelan-kruntelan bisa terjadi," ujarnya. (eyf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pedagang-pedurungan-kota-semarang-sudah-memakai-face-shield-saat-berjualan-senin-2962020.jpg)