Berita Batang

Kawasan Industri Batang Mulai Dibangun 2021, Pelengkap KIK Kendal dan KIB Brebes

Direktur Utama PTPN (Persero) III Mohammad Abdul Gani menyebut Kawasan Industri Terpadu Batang akan mulai dibangun pada awal tahun 2021

Penulis: dina indriani | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Penandatangan MoU Kawasan Industri Terpadu Batang oleh Direktur Utama PTPN (Persero) III, Mohamad Abdul Gani, Direktur Utama PT PP (Persero) Novel Arsyad, dan Direktur Utama KIW (Kawasan Industri Wijayakusuma), Rahmadi Nugroho, Selasa (30/6/2020). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Direktur Utama PTPN (Persero) III Mohammad Abdul Gani menyebut Kawasan Industri Terpadu Batang akan mulai dibangun pada awal tahun 2021 dengan tahap awal 450 hektare.

"Kawasan industri Batang lahannya 4 Ribu hektare, masuk RTRW industri tahap awal 450 hektare di 2021 siap dibangun nantinya dikelola PTPN, PT. PP (Pembangunan Perumahan) dan KIW (Kawasan Industri Wijayakusuma), yang kita jual atau sewa," tuturnya usai mengikuti kegiatan kunjungan Presiden RI Joko Widodo di Kawasan Industri Terpadu Batang di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Selasa, (30/6/2020).

Dia menegaskan bahwa Kawasan Industri Terpadu Batang bukan untuk tinggalkan Kawasan Industri Kendal (KIK) dan Kawasan Industri Brebes (KIB) melainkan sebagai kolaborasi bersama dan menjadi pelengkap kawasan industri di Jawa Tengah.

"Kawasan Industri Kendal dan Kawasan Industri Brebes tetap berjalan, kita akan berkolaborasi bersama kawasan Industri Terpadu Batang, sebagai pelengkap di Jawa Tengah," jelasnya.

Direktur Utama PT PP (Persero) Novel Arsyad menambahkan pihaknya akan segera menata konsep bisnis desain desain yang komprehensif untuk menarik investor.

"Kami coba membuat diferensiasi dari sisi desain, menata lahan, bisnis, pengelolaan, dan membuat segala proses mudah sehingga investor tertarik," ujarnya.

Selain itu, pihaknya tidak akan memisahkan industri dengan tempat tinggal dan ruang terbuka hijau.

"Hal ini agar tetap nyaman bagi mereka yang tinggal di dekat area industri karena tidak banyak polusi," pungkasnya. (din)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved