Virus Corona Jateng

Pesan Jokowi Soal Corona di Depan Kepala Daerah se-Jateng saat Video Conference

Pada kunjungan kerja di Jateng ini, Jokowi juga melakukan video conference dengan bupati/ wali kota se-Jateng

Tribun Jateng/Mamdukh adi Priyanto
Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan kepada kepala daerah di Jateng melalui video conference dari Gradhika Bakti Praja kompleks Kantor Gubernur Jateng, Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memberikan pemaparan kondisi terkini kasus virus corona Covid-19 dan penanganannya kepada Presiden Jokowi di Gedung Gradhika Bakti Praja Kantor Gubernur Jateng, Selasa (30/6/2020).

Pada kunjungan kerja di Jateng ini, Jokowi juga melakukan video conference dengan bupati/ wali kota se-Jateng.

Presiden meminta seluruh kepala daerah di Jateng agar hati-hati sebelum menerapkan tatanan hidup baru atau new normal.

2 Kali Risma Sujud di Depan Dokter, Dirut RSUD Dr Soetomo Surabaya Beri Respon Menohok

4 Fakta di Balik Mobil Via Vallen Dibakar hingga Hangus tak Berbentuk, Pelaku Sudah di Kantor Polisi

Promo Indomaret dan Alfamart Terbaru, Diskon Beras Sabun Cuci Hingga Camilan Sehat

Promo Superindo Hari Kerja 29 Juni-2 Juli 2020, Diskon hingga 40 Persen, Shampo hingga Minyak Goreng

"Saya titip jangan sampai membuka (new normal) tidak melalui tahapan dengan benar," katanya.

Jangan sampai, kata dia, dilonggarkannya aturan dan melaksanakan new normal malah justru terjadi gelombang kedua atau second wave kasus penularan corona.

Ia menegaskan, setiap kebijakan yang diambil harus beerlandaskan data science dan mengikuti saran dari para ahli agar tepat sasaran.

Data science yang dimaksud yakni terkait jumlah persebaran kasus di satu daerah yang berdampak pada pemutusan rantai Covid-19.

Data science memiliki peran penting dalam memprediksi penyebaran wabah Covid-19. Dari data ini bisa mengetahui apakah dengan diterapkannya new normal dapat memutus rantai penyebaran Covid-19 dan memulihkan ekonomi negara berdasarkan data yang ada.

"New normal jangan dipaksa. Ada tiga tahapan dalam pelaksanaan tatanan new normal.

Tiga tahapan itu ialah prakondisi, timing, dan prioritas pembukaan sektor," jelasnya.

Setelah new normal diterapkan, Jokowi meminta para kepala daerah untuk rutin memonitor dan mengevaluasinya setiap pekan Jika kasus kembali meningkat, ia meminta tempat-tempat umum kembali ditutup.

"Setiap minggu dievaluasi. Kalau naik, tutup lagi. Harus berani putuskan itu," tandasnya. (mam)

7 Tenaga Ahli Fraksi Nasdem DPR Reaktif Corona, Seluruh Fraksi Diminta Gelar Rapid Test

2 Kali Risma Sujud di Depan Dokter, Dirut RSUD Dr Soetomo Surabaya Beri Respon Menohok

4 Fakta di Balik Mobil Via Vallen Dibakar hingga Hangus tak Berbentuk, Pelaku Sudah di Kantor Polisi

Promo Indomaret dan Alfamart Terbaru, Diskon Beras Sabun Cuci Hingga Camilan Sehat

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved