Liga 1
PSIS Semarang Bentuk 3 Tim Sebelum Liga 1 2020 Dilanjutkan, Ini Lokasi Home Base Mahesa Jenar
Dampak pandemi corona, kompetisi sepakbola tanah air dipastikan bakal tanpa penonton.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Dampak pandemi corona, kompetisi sepakbola tanah air dipastikan bakal tanpa penonton.
Hal tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Bernomor SKEP/53VI/2020 yang ditandatangani Mochamad Iriawan selaku ketua umum PSSI, ke klub peserta Liga 1 dan Liga 2.
Merespon hal itu, PSIS Semarang sebagai salah satu kontestan Liga 1 berencana akan menggelar komunikasi untuk seluruh elemen suporter pecinta PSIS agar tak ada kesalah pahaman pada saat kompetisi kembali digulirkan di masa new normal.
• Mahasiswa dan Dosen Uniba Solo Gelar Demo, Rektor Lepas Baju dan Nyatakan Mundur
• Ini Arti Pesan Kibus Ada, Mati Kau Ditulis Pembakar Mobil Alphard Putih Via Vallen
• Daftar Harga HP Xiaomi Terbaru 30 Juni 2020, Ada yang Turun Harga
• Kunjungi Komjen Pol (Purn) Noer Ali, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi Diguyur Petuah
Tepatnya pada awal oktober mendatang.
Saat ini, tim PSIS sudah menggelar rapat virtual dengan jajaran direksi dan manajemen.
Selain rencana menggelar komunikasi dengan para suporter ada beberapa hal lain yang menjadi poin penting menuju lanjutan kick off Liga 1.
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengatakan pihaknya saat ini membagi dalam tiga tim dan setiap tim memiliki tanggung jawab yang berbeda-beda seperti soal anggaran, negosiasi ulang kontrak dengan pemain dan official, serta menyiapkan home base.
"Tim pertama menyusun rencana anggaran dengan memadupadakan pendapatan dan potensi kerugian seperti minimnya pemasukan kemudian biaya-biaya yang timbul di tengah situasi pandemi," Kata Yoyok, Selasa (30/06/2020).
Tim kedua nantinnya menyiapkan formula sesuai surat dari PSSI tentang penyesuaian kontrak untuk kemudian melakukan komunikasi kepada pemain dan official.
Kemudian tim terakhir diminta mempersiapkan home base PSIS di Semarang dan melakukan komunikasi dengan suporter baik Panser Biru dan Snex karena di aturan yang diterbitkan PSSI dilarang adanya penonton untuk hadir langsung ke stadion.
"Tim tiga menyiapkan home base di Kota Semarang dan melakukan komunikasi dengan suporter terkait kebijakan baru seperti tanpa penonton di stadion dan protokol kesehatan dalam pertandingan," pungkasnya.
Force Majeur
Manajemen PSIS Semarang sudah menerima Surat Keputusan Bernomor SKEP/53VI/2020 tentang kelanjutan kompetisi dalam keadaan luar biasa (Force Majeure) yang dikirim oleh PSSI.
Menyikapi hal itu, manajemen klub berjuluk Tim Mahesa Jenar tersebut langsung mengadenkakan virtual meeting pada Senin (29/6/2020), menyusun langkah terdekat menghadapi kompetisi Liga 1 di era new normal.
“PSIS sudah mendapat surat keputusan ketum PSSI tentang Liga 1 yang dilanjutkan Bulan Oktober.